Banjir Kali Lamong Mulai Surut, Babinsa Koramil Menganti Terus Lakukan Monitoring Ketat

beritatnipolri, kanalberitaterpercaya, beritaterupdate

Gresik, pojokkasus.com – Hujan deras yang mengguyur pada Selasa lalu mengakibatkan meluapnya anak Sungai Kali Lamong sehingga memicu banjir di sejumlah desa di Kecamatan Menganti. Untuk memastikan kondisi warga dan perkembangan situasi, Babinsa Koramil 0817-04/Menganti turun langsung ke lapangan melakukan monitoring, pendataan, serta membantu masyarakat terdampak. Kamis (20/11/2025).

Sejumlah titik desa mengalami genangan dengan ketinggian air bervariasi. Di Dusun Bibis, air mencapai 15–30 sentimeter dan berdampak pada 68 kepala keluarga. Hal serupa terjadi di Dusun Beton yang terdampak 76 KK, serta Desa Gadingwatu yang mencatat 139 KK terdampak dengan ketinggian air hingga 40 sentimeter.

Desa Pranti menjadi wilayah dengan dampak terbesar yaitu 275 KK, sementara di Dusun Bringkang Perum Omah Indah genangan mencapai 30 sentimeter sehingga sebagian warga memilih mengungsi sementara ke Balai RW 09. Meskipun demikian, tidak ada laporan korban jiwa dan debit air kini menunjukkan penurunan.

Selain pemukiman, banjir juga merendam lahan persawahan dan tambak hingga puluhan hektare. Sejumlah ruas jalan desa pun turut terdampak, namun akses jalan kabupaten maupun jalan nasional masih aman dilalui.

Babinsa Koramil 0817-04/Menganti melaksanakan langkah cepat di lapangan, mulai dari pengecekan wilayah banjir, membantu evakuasi ringan, mendata warga terdampak, hingga berkoordinasi intens dengan unsur 3 pilar desa, Muspika, serta BPBD Gresik. Pemantauan debit air di sepanjang aliran Kali Lamong juga dilakukan secara berkala.

Danramil 0817/04 Menganti, Kapten Inf Didik Hartono menyampaikan bahwa akan memerintahkan Babinsa untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan perkembangan situasi secara berkala. Meskipun genangan mulai surut, potensi hujan susulan tetap ada.

“Kami terus memonitor kondisi air di setiap titik. Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Walaupun air menurun, hujan bisa turun sewaktu-waktu sehingga kewaspadaan harus tetap tinggi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan imbauan kepada masyarakat agar segera melapor bila membutuhkan bantuan. “Penanganan banjir ini dilakukan bersama-sama. Kami siap membantu kapan pun dibutuhkan,” tegasnya.

Dengan kondisi debit air yang terus menurun dan sinergi antarinstansi yang berjalan baik, diharapkan aktivitas masyarakat dapat kembali normal dalam waktu dekat.(Pen0817/HD).