Sidoarjo, pojokkasus.com – Kondisi banjir yang kembali melanda kawasan Tanggulangin berdampak serius pada kegiatan belajar mengajar di SMPN 2 Tanggulangin. Hingga Kamis (20/11/2025), pihak sekolah telah mengeluarkan surat edaran resmi yang menetapkan pembelajaran dilakukan secara daring pada 21–22 November 2025. Namun, hingga saat ini, belum terlihat adanya tindak lanjut atau instruksi resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo terkait kondisi darurat yang dialami sekolah.
Dalam surat edaran bernomor 400.3.5/680/438.5.1.1.39/2025, Kepala SMPN 2 Tanggulangin, Supriyanto, SE, M.Pd, menjelaskan bahwa banjir setinggi sekitar 20 cm menggenangi akses menuju sekolah dan sebagian area di dalam lingkungan sekolah. Kondisi ini membuat siswa dan guru kesulitan untuk melintas, sekaligus menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan dan keselamatan selama proses kegiatan pembelajaran.
“Dengan mempertimbangkan keselamatan seluruh warga sekolah, pembelajaran di SMP Negeri 2 Tanggulangin akan diadakan secara Daring pada tanggal 21 sampai 22 November 2025,” tulis pihak sekolah dalam edarannya.
Lebih lanjut, sekolah juga meminta para orang tua atau wali murid memastikan anak-anak tetap berada di rumah dan mengikuti pembelajaran daring sesuai jadwal yang ditetapkan. Pihak sekolah juga menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan langkah cepat untuk memastikan kegiatan belajar tetap berjalan meski dalam situasi darurat.
Namun demikian, hingga berita ini diterbitkan, tidak ada instruksi lanjutan ataupun pernyataan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo terkait kondisi banjir yang mengganggu aktivitas pendidikan di SMPN 2 Tanggulangin. Situasi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan wali murid mengenai langkah kebijakan berikutnya, terutama jika kondisi banjir berlanjut atau semakin parah.
Beberapa wali murid berharap agar Dinas Pendidikan segera turun tangan memberikan solusi jangka pendek maupun jangka panjang. Hal tersebut dinilai penting untuk memastikan keselamatan pelajar, keberlanjutan proses belajar mengajar, serta kejelasan mekanisme pembelajaran selama kondisi banjir berlangsung.
Di sisi lain, warga sekitar menilai bahwa banjir di kawasan tersebut bukan peristiwa baru dan sering terjadi saat hujan intensitas tinggi mengguyur wilayah Tanggulangin. Karena itu, banyak pihak menilai perlunya penanganan lebih serius dan koordinasi lintas instansi agar kegiatan pendidikan tidak terus terganggu setiap kali banjir melanda.
Sementara pihak sekolah masih menunggu perkembangan situasi di lapangan serta arahan dari dinas terkait, para guru tetap berupaya menyiapkan materi pembelajaran daring sebagai langkah antisipasi.
Pihak sekolah berharap seluruh siswa dapat mengikuti pembelajaran daring dengan baik, serta meminta dukungan penuh orang tua untuk memastikan kegiatan belajar tetap berjalan lancar di tengah kondisi darurat ini.ngin. Hingga Kamis (20/11/2025), pihak sekolah mengeluarkan surat edaran resmi yang menetapkan pembelajaran dilakukan secara daring pada 21–22 November 2025. Namun, hingga saat ini, belum terlihat adanya tindak lanjut atau instruksi resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo terkait kondisi darurat yang dialami sekolah.
Namun demikian, hingga berita ini diterbitkan, tidak ada instruksi lanjutan ataupun pernyataan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo terkait kondisi banjir yang mengganggu aktivitas pendidikan di SMPN 2 Tanggulangin. Situasi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan wali murid mengenai langkah kebijakan berikutnya, terutama jika kondisi banjir berlanjut atau semakin parah.
Di sisi lain, warga sekitar menilai bahwa banjir di kawasan tersebut bukan peristiwa baru dan sering terjadi saat hujan intensitas tinggi mengguyur wilayah Tanggulangin. Karena itu, banyak pihak menilai perlunya penanganan lebih serius dan koordinasi lintas instansi agar kegiatan pendidikan tidak terus terganggu setiap kali banjir melanda.
Sementara pihak sekolah masih menunggu perkembangan situasi di lapangan serta arahan dari dinas terkait, para guru tetap berupaya menyiapkan materi pembelajaran daring sebagai langkah antisipasi.
Pihak sekolah berharap seluruh siswa dapat mengikuti pembelajaran daring dengan baik, serta meminta dukungan penuh orang tua untuk memastikan kegiatan belajar tetap berjalan lancar di tengah kondisi darurat ini.
(HD)






