Surabaya, pojokkasus.com – Pemprov Jawa Timur meraih penghargaan Anugerah Bakti Nusantara 2025 untuk kategori Pembangunan Daerah Provinsi. Penghargaan diterima Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, mewakili Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, di Jakarta, Jumat (28/11/2025). Foto: rafli JNR
Jatim Newsroom – Pemprov Jawa Timur meraih penghargaan Anugerah Bakti Nusantara 2025 untuk kategori Pembangunan Daerah Provinsi. Penghargaan diterima Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, mewakili Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, yang diserahkan langsung oleh Presiden Direktur Nusantara TV, Don Bosco Selamun, di Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Anugerah Bakti Nusantara 2025 diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi bagi pemerintah daerah yang mampu menghadirkan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, juga dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Nusantara TV ke-10. Penghargaan ini dirancang berdasarkan Visi-Misi ABN 2025 serta Dokumen ABN 2025, dengan penilaian yang mengedepankan keberlanjutan sosial, lingkungan, dan ekonomi.
Usai menerima penghargaan, kepada media, Sherlita menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih, mewakili Gubernur Jatim atas penghargaan yang sudah diterima.
Menurutnya, beberapa pendorong utama diterimanya penghargaan ini adalah langkah yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bidang sosial dan pendidikan dan merupakan bagian dari Nawa Bakti Satya, yaitu, Jatim Sejahtera di bidang sosial dan Jatim Cerdas di bidang Pendidikan.
“Melalui Jatim Cerdas, pemerintah serius mempersiapkan anak-anak Jawa Timur agar kelak menjadi bagian dari Generasi Emas 2045. Hasilnya terlihat nyata. Selama enam tahun berturut-turut, Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah lulusan terbanyak yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri melalui berbagai jalur,” ujar Sherlita.
Pemprov Jatim juga mendirikan enam sekolah khusus bekerja sama dengan Polri dan TNI Angkatan Laut, seperti Sekolah Nala dan Sekolah Bhayangkara. Sekolah-sekolah boarding ini tidak hanya menekankan prestasi akademik, tetapi juga membentuk wawasan kebangsaan bagi siswa terpilih.
“Dengan langkah-langkah tersebut, Jawa Timur menunjukkan komitmen kuat bahwa program sosial dan pendidikan yang dijalankan bukan hanya untuk daerah, tetapi juga untuk Indonesia,” tuturnya.
Tak hanya itu, diketahui bahwa penghargaan ini diberikan karena Jawa Timur dinilai berhasil menampilkan capaian pembangunan yang kuat, konsisten, dan berdampak luas bagi masyarakatnya. Provinsi ini menunjukkan performa baik dalam berbagai indikator penting, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga keberhasilan pemerataan pendidikan.
Selain itu, rekam jejak inovasi yang terus berkembang dan kemampuan daerah mereplikasi program secara berkelanjutan menjadi bagian penting dari penilaian.
Pemerintah provinsi juga dinilai mampu menjaga reputasi positif melalui keterbukaan data, publikasi yang kredibel, serta hasil program yang dapat diukur secara jelas. Seluruh aspek tersebut menunjukkan bahwa Jawa Timur tidak hanya menjalankan program, tetapi memastikan manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat. (nit)






