Pasuruan, pojokkasus.com – Percepatan KDKMP menjadi fokus utama Komandan Kodim 0819/Pasuruan, Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han., saat memberikan Arahan kepada seluruh Danramil dan Babinsa jajaran Kodim 0819/Pasuruan. Arahan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Data Makodim 0819/Pasuruan, Jalan Veteran Nomor 5, Kota Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (16/01/2026).
Kegiatan ini bertujuan mempercepat pembangunan dan pengawasan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), yang merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis desa dan kelurahan.
Rapat dipimpin langsung oleh Dandim 0819/Pasuruan dan dilaksanakan secara hybrid, yakni tatap muka dan video conference. Seluruh Danramil dan perwira staf hadir langsung di ruang rapat, sementara para Babinsa mengikuti kegiatan melalui sambungan video conference dari masing-masing Koramil. Pola ini diterapkan agar arahan dapat tersampaikan secara menyeluruh hingga ke tingkat desa.
Arahan Tegas Dandim 0819/Pasuruan
Dalam arahannya, Letkol Inf Boga Bramiko menegaskan bahwa percepatan pembangunan KDKMP harus menjadi perhatian serius seluruh jajaran. Ia menyampaikan bahwa KDKMP merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi yang dikelola secara profesional dan berkelanjutan.
http://Simak juga : tiktok.com/@pojokkasus.com Pojokkasus.com4 Pojok kasus.Com
Dandim meminta para Danramil dan Babinsa mengambil peran aktif dalam mendampingi proses pembangunan KDKMP di wilayah binaan masing-masing. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesungguhan aparat kewilayahan dalam mengawal setiap tahapan, mulai dari perencanaan, pembangunan fisik, hingga operasional koperasi.
“Pembangunan KDKMP bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah. Aparat teritorial harus hadir dan memastikan program ini berjalan sesuai tujuan serta tepat sasaran,” tegas Letkol Inf Boga Bramiko.

Peran Strategis Babinsa di Desa
Letkol Inf Boga Bramiko juga menekankan peran strategis Babinsa sebagai ujung tombak di tingkat desa dan kelurahan. Babinsa diminta aktif berkoordinasi dengan kepala desa, lurah, dan camat dalam mendukung pembangunan KDKMP di wilayah binaan.
Koordinasi lintas sektor tersebut dinilai penting untuk mempercepat penyiapan lahan, pembangunan sarana pendukung, serta pengurusan administrasi pendirian koperasi. Dengan komunikasi yang baik, hambatan teknis di lapangan diharapkan dapat segera teratasi.
http://Baca juga : Ziarah Wali, Kapolres Gresik Teguhkan Spiritualitas Polri
“Babinsa harus mampu menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Sosialisasi yang baik akan membuat warga memahami manfaat KDKMP dan ikut berperan aktif dalam pengelolaannya,” ujar Dandim.
Evaluasi Progres dan Kendala Lapangan
Selain pengarahan, rapat koordinasi juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi progres pembangunan KDKMP di wilayah Kota dan Kabupaten Pasuruan. Sejumlah Danramil menyampaikan laporan perkembangan di lapangan, termasuk berbagai kendala yang masih dihadapi.
Beberapa kendala yang dihadapi antara lain kesiapan lahan, kelengkapan fasilitas pendukung, serta proses administrasi pendirian koperasi. Menyanggapi hal tersebut, Dandim meminta seluruh kendala dicatat secara rinci dan segera dikoordinasikan dengan instansi terkait agar tidak menghambat target percepatan pembangunan. Ia menekankan pentingnya komunikasi cepat dan kerja sama lintas sektor agar setiap permasalahan dapat diselesaikan secara tepat waktu.
Dorong Dampak Ekonomi dan Sosial
Menutup Arahnya, Letkol Inf Boga Bramiko menyatakan optimisme bahwa KDKMP di Kota dan Kabupaten Pasuruan dapat segera terwujud jika seluruh jajaran bekerja secara solid dan konsisten. Ia berharap keberadaan KDKMP mampu menjadi motor penggerak perekonomian lokal dan memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat.
“Dengan kebersamaan dan tanggung jawab bersama, KDKMP akan menjadi sarana peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat Pasuruan,” tutupnya. (Gio-Awos)





