Sidoarjo, pojokkasus.com – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, secara simbolis menyerahkan bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada warga Desa Sidorejo, Kecamatan Krian, Kamis (15/1/2026). Penyerahan bantuan dari Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DP2CKTR) itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu.
Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu rumah penerima bantuan dan disaksikan perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Mimik Idayana menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk terus hadir menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di sektor perumahan.
Ajak Warga Aktif Melapor
Dalam sambutannya, Mimik Idayana mengajak masyarakat berperan aktif menyampaikan laporan apabila menemukan rumah dengan kondisi rusak berat atau tidak layak huni. Ia menilai partisipasi warga sangat penting agar program bantuan tepat sasaran dan benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan.
“Jika mengetahui ada rumah yang tidak layak, silakan dilaporkan. Pemerintah siap menindaklanjuti,” ujar Mimik Idayana di hadapan warga.
Ia menjelaskan bahwa laporan dari masyarakat akan menjadi dasar awal pendataan sebelum dilakukan verifikasi lapangan oleh petugas terkait. Dengan keterlibatan warga, pemerintah dapat memetakan kebutuhan secara lebih akurat.

Pada tahun 2026, Kabupaten Sidoarjo memperoleh alokasi bantuan rehabilitasi sekitar 800 unit RTLH dari pemerintah pusat. Bantuan tersebut akan disebar merata di seluruh kecamatan berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi lapangan yang dilakukan secara berjenjang.
“Harapannya, bantuan ini benar-benar memberi dampak. Kami ingin semua warga Sidoarjo tinggal di rumah yang aman, sehat, dan layak,” tegas Mimik Idayana.
Ia menambahkan, setiap rumah yang diajukan harus memenuhi kriteria program RTLH. Pemerintah daerah mewajibkan adanya dokumentasi kondisi bangunan, kejelasan alamat, serta data kepemilikan yang valid.
http://Simak juga : @pojokkasus.com
http://Baca juga : Polres Kediri Kota Kembalikan Motor Curian Warga Gratis
Pentingnya Data Berjenjang
Mimik Idayana juga menekankan pentingnya pendataan berjenjang dari tingkat RT, RW, desa, hingga kecamatan. Menurutnya, data yang akurat akan mempercepat proses pengajuan dan pencairan bantuan. “Data yang akurat akan mempercepat proses. Jika memang memenuhi syarat, insyaallah akan kami tindak lanjuti,” tambahnya.
Selain program bedah rumah, Pemkab Sidoarjo juga menyediakan program permodalan usaha bagi pelaku UMKM. Warga dapat mengakses pinjaman modal sebesar Rp5 juta hingga Rp10 juta tanpa jaminan, cukup dengan KTP Sidoarjo dan usaha yang sudah berjalan. “Program ini disiapkan agar warga tidak lagi bergantung pada pinjaman berbunga tinggi. Pemerintah hadir untuk membantu ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Apresiasi Pemerintah Desa
Kepala Desa Sidorejo, Hery Sucipto Achmadi, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap warganya. Ia menilai program RTLH sangat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.
“Semoga kehadiran Pemkab Sidoarjo membawa manfaat nyata bagi warga Desa Sidorejo,” ujarnya.
Manfaat program bedah rumah tersebut dirasakan langsung oleh Suwarno (65), warga RT 20 RW 05 Desa Sidorejo. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan rasa syukur setelah rumahnya direnovasi melalui bantuan RTLH.
“Matur suwun Pemkab Sidoarjo. Sekarang rumah saya lebih layak dan nyaman untuk ditempati,” katanya.
Selama ini, Suwarno yang tidak memiliki penghasilan tetap mengandalkan hasil memulung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bantuan rehabilitasi rumah tersebut menjadi harapan baru baginya untuk hidup lebih layak dan aman. Program RTLH tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga menghadirkan dampak sosial berupa rasa aman, martabat, dan semangat hidup baru bagi warga penerima.






