Pasuruan, pojokkasus.com – Latihan PSM menjadi langkah konkret Kodim 0819/Pasuruan dalam membentuk prajurit yang tangguh, disiplin, dan profesional melalui pembinaan kemampuan dasar militer. Kegiatan Latihan Pencak Silat Militer (PSM) ini digelar di Aula Makodim 0819/Pasuruan, Jalan Veteran No. 5, Kelurahan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (23/01/2026), dan diikuti oleh seluruh personel dengan pengawasan ketat instruktur berpengalaman.
Sejak awal kegiatan, Kodim 0819/Pasuruan menegaskan komitmennya menjaga kualitas latihan. Para prajurit mengikuti setiap tahapan dengan tertib, penuh konsentrasi, serta menunjukkan semangat dan disiplin tinggi. Instruktur memastikan seluruh rangkaian latihan berjalan sesuai prosedur demi efektivitas dan keselamatan personel.
Latihan Terstruktur dan Mengutamakan Keselamatan
Latihan Pencak Silat Militer dilaksanakan secara terstruktur, dimulai dari pemanasan, penyampaian materi inti, hingga evaluasi gerakan. Setiap sesi disusun sistematis agar prajurit memahami tujuan latihan dan mampu mempraktikkan teknik secara benar.
Pendekatan ini membuat latihan berlangsung aman tanpa mengurangi intensitas pembinaan fisik dan mental.
Instruktur aktif memberikan arahan dan koreksi di lapangan. Mereka menekankan ketepatan gerakan, pengendalian emosi, serta kesiapan fisik setiap prajurit. Dengan metode tersebut, latihan tidak hanya meningkatkan kemampuan bela diri, tetapi juga membangun kebiasaan disiplin dan kepatuhan terhadap aturan.
PSM sebagai Kemampuan Dasar Prajurit
Komandan Kodim 0819/Pasuruan, Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han., melalui koordinator latihan menegaskan bahwa Pencak Silat Militer merupakan kemampuan dasar yang wajib dimiliki setiap prajurit TNI Angkatan Darat. Menurutnya, PSM berfungsi sebagai bela diri perorangan sekaligus sarana pembentukan mental, karakter, dan kedisiplinan.

Ia menjelaskan bahwa latihan PSM melatih ketangkasan, kecepatan mengambil keputusan, serta keberanian prajurit dalam menghadapi berbagai situasi lapangan. Penguasaan bela diri militer yang baik akan membantu prajurit melindungi diri, rekan satuan, dan masyarakat, baik dalam kondisi darurat maupun saat menjalankan tugas operasi.
Materi Menyeluruh dan Aplikatif
Dalam pelaksanaannya, instruktur menyampaikan materi mulai dari teknik dasar hingga lanjutan. Prajurit mempraktikkan teknik pukulan, tendangan, tangkisan, bantingan, serta pola pertahanan dan serangan yang aplikatif sesuai kebutuhan tugas militer. Setiap gerakan dijelaskan secara rinci dan diulang agar prajurit mencapai standar yang ditetapkan.
Latihan juga menekankan kekompakan dan kerja sama tim. Prajurit berlatih secara berpasangan dan berkelompok untuk meningkatkan koordinasi, kepercayaan, serta soliditas satuan. Pola ini dinilai efektif membangun jiwa korsa sekaligus menjaga kebugaran jasmani personel.
Jaga Kesiapsiagaan dan Profesionalisme
Koordinator latihan menyampaikan pesan Dandim bahwa latihan PSM sangat penting untuk menjaga kesiapsiagaan dan kemampuan fisik prajurit. Dengan latihan rutin dan berkesinambungan, seluruh personel diharapkan tetap profesional, tangguh, dan siap melaksanakan tugas kapan pun dibutuhkan.
Ia menambahkan bahwa kesiapan fisik dan mental menjadi faktor utama dalam mendukung tugas pokok TNI AD, khususnya menjaga stabilitas keamanan wilayah. Karena itu, Kodim 0819/Pasuruan berkomitmen menjadikan Latihan Pencak Silat Militer sebagai agenda pembinaan rutin satuan.
Percepatan KDKMP Jadi Fokus Kodim 0819 Pasuruan
Dampak Positif bagi Satuan dan Masyarakat
Latihan Pencak Silat Militer ini berlangsung tertib dan lancar hingga selesai. Selain meningkatkan kemampuan individu, kegiatan tersebut memperkuat disiplin dan solidaritas prajurit. Dampaknya tidak hanya dirasakan di lingkungan internal TNI, tetapi juga oleh masyarakat yang akan dilayani oleh prajurit yang sigap, terlatih, dan profesional.
Dengan konsistensi pembinaan melalui Latihan PSM, Kodim 0819/Pasuruan menunjukkan keseriusan meningkatkan kualitas sumber daya manusia prajurit. Upaya ini menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik serta mendukung tugas TNI Angkatan Darat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas wilayah Pasuruan. (G10)





