Humas Polres Pasuruan Perkuat Sinergi Lewat Ngopi Bareng Media Online

Pasuruan, pojokkasus.com — Humas Polres Pasuruan membuka ruang dialog terbuka dengan insan pers melalui kegiatan ngopi bareng bersama jurnalis media online dan siber yang tergabung dalam Aliansi Media Online dan Siber. Kegiatan ini digelar di Balai Wartawan Polres Pasuruan sebagai upaya memperkuat sinergi kelembagaan di tengah tantangan ekosistem informasi digital yang kian dinamis.

Forum berlangsung dalam suasana santai namun sarat substansi. Humas Polres Pasuruan memanfaatkan pertemuan ini untuk menyamakan persepsi, memperkuat etika pemberitaan, serta mendorong peningkatan kualitas karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Sejumlah jurnalis hadir aktif menyampaikan pandangan dan pengalaman lapangan.

Dialog Terbuka Humas dan Media
Humas Polres Pasuruan menginisiasi kegiatan ini sebagai sarana komunikasi dua arah. Dialog terbuka membahas tantangan kerja jurnalistik, mulai dari tuntutan kecepatan verifikasi, tekanan klik, hingga konsistensi menjaga kode etik di era digital. Transparansi dan kepercayaan publik menjadi tujuan bersama yang ditekankan dalam diskusi.

AKP Hartono, Kasi Humas Polres Pasuruan, menegaskan komitmen institusinya untuk terbuka terhadap kritik dan masukan media. Ia menilai kemitraan strategis antara kepolisian dan jurnalis penting agar informasi publik tersampaikan secara tepat dan tidak menimbulkan bias.

“Komunikasi yang sehat menjadi kunci. Media berperan menjaga akurasi dan keseimbangan, sementara kami memastikan akses informasi berjalan proporsional,” ujar AKP Hartono.

Humas Polres Pasuruan
Humas Polres Pasuruan menginisiasi kegiatan ini sebagai sarana komunikasi dua arah. Dialog terbuka membahas tantangan kerja jurnalistik, mulai dari tuntutan kecepatan verifikasi, tekanan klik, hingga konsistensi menjaga kode etik di era digital

http://Baca juga TNI dan Warga Gelar Karya Bakti Pra TMMD

http://Baca juga Diduga Cekcok Asmara, Peristiwa Cark Berujung Pembunuhan di Sumenep

Jurnalis Berdaya Saing di Era Digital
Pembahasan berlanjut pada isu daya saing jurnalis. Peserta sepakat bahwa peningkatan kapasitas, pemahaman teknologi, dan komitmen pada verifikasi menjadi keharusan di tengah banjir informasi. Kecepatan publikasi dinilai tidak boleh mengalahkan akurasi, dan popularitas tidak boleh menggeser integritas.

Ketua Aliansi Wartawan Online dan Siber, Warsono, menekankan pentingnya profesionalisme. Menurutnya, daya saing jurnalis tidak hanya diukur dari cepatnya publikasi, tetapi juga kualitas data, kedalaman analisis, serta kepatuhan terhadap etika jurnalistik.

“Jurnalis harus adaptif tanpa meninggalkan prinsip. Kualitas tetap menjadi pembeda,” kata Warsono.

Sinergi untuk Kepercayaan Publik
Diskusi juga menyoroti peran humas kepolisian dalam menghadirkan narasi yang faktual dan mudah dipahami masyarakat. AKP Hartono menyampaikan bahwa Polres Pasuruan terus memperkuat layanan informasi publik, termasuk klarifikasi cepat dan rilis yang terukur, guna mencegah disinformasi dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Para jurnalis menyambut positif pendekatan tersebut. Mereka menilai forum informal seperti ngopi bareng efektif mencairkan sekat komunikasi sekaligus mempercepat koordinasi saat terjadi peristiwa yang membutuhkan klarifikasi segera.

Komitmen Bersama
Kegiatan ini menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara humas dan media. Dampak yang diharapkan ialah meningkatnya kualitas informasi publik, berkurangnya misinformasi, serta tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi dan media.
“Kolaborasi yang sehat akan melahirkan pemberitaan yang mencerahkan,” tutup AKP Hartono. (nit)