Gresik, pojokasus.com – Desa Berdaya Panjunan resmi diluncurkan sebagai tonggak baru pembangunan berbasis masyarakat di Desa Panjunan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Sabtu (31/1/2026). Program ini menegaskan komitmen lintas sektor dalam mendorong kemandirian desa melalui penguatan ekonomi kerakyatan, optimalisasi potensi lokal, dan partisipasi aktif warga.
Peresmian Desa Berdaya berlangsung khidmat dan inklusif. Unsur Muspika Kecamatan Duduksampeyan hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, sekaligus meninjau unit-unit usaha warga. Kehadiran Batituud Koramil 0817/11 Duduksampeyan, Pelda Sigit Puji Iriandoko, memperkuat dukungan TNI terhadap agenda pemberdayaan desa yang berkelanjutan dan mengukur dampaknya.
Program Desa Berdaya dirancang sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Pemerintah desa bersama pemangku kepentingan memfokuskan program pada penguatan UMKM, peningkatan nilai tambah produk lokal, serta pengelolaan potensi desa berbasis kearifan setempat. Pendekatan ini diharapkan mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas peluang kerja di tingkat desa.
Sinergi Lintas Sektor Perkuat Program
Kegiatan peresmian menghadirkan Camat Duduksampeyan Maerista Dedy Hartadi, S.STP., M.Si., Kasi Pemerintahan Imron, dan Kepala Desa Panjunan Nursilah. Kolaborasi antara TNI, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa menunjukkan sinergi yang solid dalam mengawal pembangunan desa secara konsisten dan berorientasi pada hasil.
Rombongan meninjau berbagai aktivitas pemberdayaan, mulai dari pengembangan UMKM hingga pemanfaatan sumber daya lokal yang dikelola warga. Peninjauan ini menegaskan kesiapan Desa Panjunan dalam mengimplementasikan program secara operasional, bukan sekedar seremoni, dengan indikator capaian yang jelas dan terukur

Polsek Grati Kembali Respon Cepat Laka Lantas di Pantura
Pelda Sigit Puji Iriandoko menegaskan dukungan TNI terhadap program keinginan. Ia menyampaikan bahwa Desa Berdaya merupakan langkah strategis membangun desa dari bawah dengan memperkuat kapasitas masyarakat.
“Program ini mampu menggali potensi lokal dan meningkatkan kemandirian warga. Koramil siap bersinergi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Pemberdayaan Warga Jadi Kunci Keberhasilan Pelda Sigit juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, gotong royong dan kebersamaan menjadi modal sosial utama untuk memastikan program berjalan konsisten dan adaptif terhadap kebutuhan warga.
Camat Duduksampeyan Maerista Dedy Hartadi mengapresiasi dukungan semua pihak, termasuk Koramil Duduksampeyan, yang aktif mendampingi pembangunan desa. Ia berharap Desa Panjunan dapat menjadi rujukan praktik baik bagi desa lain dalam mengembangkan ekonomi berbasis masyarakat dan potensi lokal.
Kepala Desa Panjunan Nursilah menyatakan kesiapan pemerintah desa untuk mengawal implementasi program secara transparan dan akuntabel. Pemerintah desa akan memastikan pendampingan UMKM, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta penguatan jejaring pemasaran berjalan paralel.
Dampak Sosial dan Harapan Ke Depan
Dengan diluncurkannya Desa Berdaya Panjunan, desa ini bertujuan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka peluang usaha baru, dan meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan. Sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi fondasi yang kuat menuju desa mandiri, maju, dan berdaya saing. “Keberhasilan program ini akan diukur dari manfaat nyata bagi warga,” tegas Camat Maerista, menutup rangkaian program. (nit)






