Pasuruan, pojokkasus.com — Patroli gabungan Ramadhan di Kota Pasuruan langsung bergerak cepat pada Senin malam (23/02/2026). Aparat TNI, Polri, dan Satpol PP turun secara serentak menyisir sejumlah titik rawan guna menjaga keamanan dan perdamaian masyarakat selama bulan suci. Mereka menyasar tempat hiburan malam, kafe, serta warung pinggir jalan yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas.
Kegiatan ini melibatkan Subdenpom V/3-4 Pasuruan, Polres Pasuruan yang mewakili Polsek Purworejo, Kodim 0819/Pasuruan, serta Satpol PP Kota Pasuruan. Sinergi lintas instansi tersebut mempertegas komitmen aparatur dalam menciptakan suasana aman dan kondusif selama Ramadhan di Kota Pasuruan.
Petugas memulai patroli dengan apel dan pengarahan di Markas Subdenpom V/3-4 Pasuruan. Setelah itu, personel bergerak menuju Kantor Satpol PP Kota Pasuruan untuk bergabung dengan tim gabungan lainnya. Patroli ini menjadi bagian dari kegiatan serentak di wilayah Jawa Timur selama Ramadhan 2026.
Aparat menegaskan bahwa patroli gabungan Ramadhan bukanlah sekedar rutinitas, melainkan langkah preventif untuk menekan potensi gangguan keamanan seperti peredaran minuman keras, balap liar, hingga aktivitas geng motor.
Apel Gabungan dan Arahan Humanis
Apel gabungan berlangsung di halaman Kantor Satpol PP Kota Pasuruan. Sekretaris Satpol PP Kota Pasuruan, Imam Hidayat, SH, MM, memimpin langsung kegiatan bersama Dansubdenpom V/3-4 Pasuruan Kapten Cpm Hendra Rudiyanto dan Kapolsek Purworejo Kompol I Made Pateranegara, SH, MH
Kapten Cpm Hendra Rudiyanto seluruh personel agar mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Ia meminta anggota memberikan edukasi kepada pemilik usaha hiburan malam, kafe, dan warung agar mematuhi aturan selama bulan suci. Petugas mengutamakan dialog sebelum melakukan tindakan hukum.
Jajaran kepolisian dan Satpol PP juga mengingatkan pelaku usaha agar tidak menjual minuman keras serta menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu gangguan umum. Aparat menekankan pentingnya menghormati masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
Pendekatan tersebut menempatkan pencegahan sebagai prioritas utama. Aparat ingin membangun kesadaran hukum, bukan semata-mata memberi sanksi.
Sita 38 Botol Arak di Jalan Pelabuhan
Tim gabungan kemudian menyisir sejumlah titik rawan, termasuk kawasan di sepanjang Jalan Pelabuhan. Petugas memeriksa warung kaki lima dan tempat usaha yang masih beroperasi hingga larut malam.
Dalam patroli itu, aparat menemukan 38 botol minuman keras jenis arak di salah satu warung. Petugas langsung mengamankan bukti barang dan membawa pemilik warung ke Polsek Purworejo untuk dimintai keterangan serta diberikan pelatihan.
Aparat menegaskan bahwa penindakan ini bertujuan mencegah potensi gangguan keamanan dan kesejahteraan masyarakat. Minuman keras sering memicu, memicu, hingga tindak kriminal lainnya, terutama pada malam hari selama Ramadhan.
Selain menyasar peredaran miras, tim juga mengantisipasi balap liar dan aktivitas geng motor yang sering muncul menjelang sahur. Petugas meningkatkan patroli seluler untuk menghentikan ruang gerak pelanggaran.
Kapolri Perintahkan Hukuman Berat Oknum Brimob MS
Komitmen Jaga Kondusivitas Ramadhan
Sinergi TNI, Polri, dan Satpol PP menunjukkan langkah konkret menjaga stabilitas keamanan di Kota Pasuruan. Aparat memastikan patroli gabungan Ramadhan akan terus digelar secara berkala dan memastikan setiap laporan masyarakat.
Petugas mengajak warga berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing. Dukungan masyarakat yang dinilai menjadi kunci terciptanya suasana aman dan nyaman selama bulan suci.
“Patroli ini kami lakukan untuk memastikan masyarakat dapat beribadah dengan tenang,” tegas salah satu petugas di sela kegiatan.
Dengan gabungan patroli yang konsisten dan pendekatan humanis, aparat mengirimkan pesan dengan jelas: tidak ada ruang bagi aktivitas yang mengganggu sepanjang Ramadhan. Langkah ini diharapkan memperkuat budaya tertib, meningkatkan rasa aman, dan mempererat kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum di Kota Pasuruan. (G10)





