Pasuruan, Pojokkasus.com — Sebuah kecelakaan tragis menimpa Mohammad Khoiron, seorang dosen Universitas Merdeka (Unmer) Pasuruan.
Khoiron meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak dump truck yang terparkir di Jalan Raya Bromo, Desa Tebas, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan, Senin siang.
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, saat Khoiron yang berusia 33 tahun sedang dalam perjalanan menuju kampus untuk mengajar.
Sebelumnya, Khoiron berangkat dari rumahnya di Desa Sumberpitu, Kecamatan Tutur, dengan tujuan menghadiri mata kuliah yang dijadwalkan pada pukul 14.00. Dia mengendarai sepeda motor Honda Vario bernopol N 3692 TDL.
Kronologi Kecelakaan
Saksi mata, Hari (43), yang berada di sekitar lokasi kejadian, menyebutkan bahwa motor yang dikendarai Khoiron melaju dengan kecepatan tinggi dari arah menuju selatan utara.
Saat mendekati lokasi kejadian, motor tiba-tiba oleng ke kiri dan menabrak dump truck bernopol W 8194 UA yang terparkir di pinggir jalan. “Motor melaju cukup kencang, lalu oleng dan langsung menabrak bagian belakang truk,” ungkap Hari.
Diduga, Khoiron sedang ditakuti saat berkendara, sehingga kehilangan kendali atas sepeda motornya.
Benturan keras menyebabkan tubuh korban terjepit di bagian belakang truk. Proses evakuasi korban cukup sulit karena posisi terjepit, namun warga sekitar segera memberikan pertolongan hingga ambulans tiba dan membawa Khoiron ke rumah sakit.
Korban Meninggal Dunia di Rumah Sakit
Setelah dievakuasi, Khoiron segera dilarikan ke RSUD dr R Soedarsono untuk mendapatkan bantuan medis. Sayangnya, luka parah yang diderita, terutama di bagian kepala, menyebabkan nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Luka korban cukup parah, terutama di bagian kepala. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, ujar Ipda Zulkifli, Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota.
Kabar Duka di Unmer Pasuruan
Berita duka ini segera menyebar di kalangan civitas akademika Unmer Pasuruan. Wiwin Ariesta, Dosen Fakultas Hukum Unmer, menyatakan bahwa awalnya rekan-rekan dosen mengira korban adalah seorang mahasiswa.
Namun, setelah identitas korban diketahui, barulah terungkap bahwa Khoiron adalah dosen Kaprodi Rekayasa Perangkat Lunak yang dikenal baik di kampus.
Kecelakaan ini meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga dan rekan-rekan Khoiron, yang kehilangan seorang sosok pengajar yang dedikatif dan penuh semangat. Keluarga besar Unmer Pasuruan turut berduka atas peristiwa ini.
Fandi






