Angin Kencang Robohkan Rumah di Winongan, Pasuruan

Pasuruan, Pojokkasus, com, – Kejadian bencana angin kencang terjadi pada Minggu dini hari, 29 Maret 2026, sekitar pukul 01.00 hingga 02.00 WIB.

Angin dengan kekuatan besar itu menyebabkan robohnya rumah milik saudari Chodijah yang berlokasi di Dusun Rekesan, Desa Menyarik, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Warga Terkejut dengan Angin Kencang

Menurut keterangan warga sekitar, angin kencang datang tiba-tiba, memicu kepanikan di kalangan masyarakat.

Banyak warga yang terpaksa keluar rumah untuk menghindari bahaya. Kejadian itu berlangsung cepat, dan meskipun tidak ada korban jiwa, beberapa rumah yang terbuat dari bahan bangunan yang sudah lapuk tidak mampu bertahan.

Rumah saudari Chodijah, yang terbuat dari bambu dan kayu yang sudah tua serta dinding bata yang sudah rapuh, ambruk akibat terjangan angin.

Kerugian Material yang Besar

Pihak keluarga Chodijah belum dapat menghitung secara pasti berapa total kerugian material yang dialami.

Namun, diperkirakan jumlahnya mencapai puluhan juta rupiah, mengingat banyaknya bagian rumah yang hancur, termasuk atap, dinding, dan bagian struktur lainnya.

Beberapa perabotan rumah tangga juga ikut rusak parah. Meskipun rumah tersebut tidak mengalami kerusakan total, kerugian yang diderita sangat signifikan.

Gotong Royong Warga Bantu Bersihkan Reruntuhan

Setelah kejadian tersebut, warga sekitar langsung bergerak cepat untuk membantu membersihkan reruntuhan rumah yang hancur.

Gotong royong antar warga menjadi pemandangan yang menggembirakan di tengah bencana. Mereka bersama-sama mengangkat puing-puing rumah dan mencoba menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan.

Proses pembersihan itu berlangsung selama beberapa jam, hingga sebagian besar puing dapat diangkat dan dipindahkan.

Pihak Desa Koordinasi dengan Petugas

Pihak desa juga tidak tinggal diam. Pemerintah Desa Menyarik langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan dan relawan, untuk memberikan bantuan dan mempercepat proses perbaikan rumah saudari Chodijah.

Pihak desa berharap, rumah yang roboh ini dapat segera diperbaiki agar keluarga Chodijah bisa kembali menempati rumah tersebut.

Meski begitu, warga setempat berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap rumah-rumah yang terbuat dari bahan yang mudah lapuk agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Dampak Bencana Dapat Diminimalisir

Kejadian ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan bencana. Ke depannya, warga diminta untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam, terutama yang berkaitan dengan cuaca ekstrem.

Selain itu, pemerintah setempat juga diharapkan untuk memberikan edukasi dan bantuan bagi warga yang tinggal di rumah dengan bahan bangunan yang rentan terhadap cuaca buruk.

Fandi

IMG-20260327-WA0038