Atap Sekolah Ambruk di Malang, Tiga Kelas Rusak Parah

MALANG, pojokkasus.com – Peristiwa atap sekolah ambruk di Malang terjadi di SMK Negeri 1 Ampelgading, Kabupaten Malang, pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Insiden tersebut menyebabkan tiga ruang kelas mengalami kerusakan cukup parah setelah tertimpa rangka dan genteng yang roboh secara tiba-tiba. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat penjaga sekolah melihat beberapa genteng mulai jatuh satu per satu sebelum akhirnya ambruk secara keseluruhan.

“Informasi yang kami dapat, penjaga sekolah melihat genteng jatuh satu persatu. Selang beberapa waktu, genteng ambruk secara cepat,” ujar Sadono, Minggu (29/3/2026).
Kejadian berlangsung relatif singkat, namun dampaknya cukup signifikan terhadap kondisi bangunan sekolah. Rangka atap yang runtuh langsung menimpa ruang kelas di bawahnya.

Tiga Ruang Kelas Rusak, Kerugian Capai Rp120 Juta
Berdasarkan hasil asesmen sementara dari BPBD Kabupaten Malang, terdapat tiga ruang kelas yang mengalami kerusakan akibat tertimpa material atap.
“Berdasarkan asesmen kami, saat ini ada tiga ruangan kelas yang mengalami kerusakan. Kerugian diperkirakan mencapai Rp120 juta,” jelas Sadono.

Atap Sekolah Ambruk
Atap sekolah ambruk di Malang rusak tiga kelas SMK Ampelgading, kerugian capai Rp120 juta, BPBD lakukan penanganan cepat.

Kerusakan meliputi bagian plafon, rangka bangunan, hingga fasilitas belajar yang berada di dalam kelas. Kondisi ini dipastikan mengganggu aktivitas belajar mengajar siswa.

Upaya Penanganan dan Koordinasi
Pasca kejadian, pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang guna mempercepat proses penanganan dan perbaikan.

BPBD juga telah mengidentifikasi sejumlah kebutuhan mendesak untuk penanganan awal, seperti pemasangan terpal sebagai penutup sementara, pembersihan material runtuhan, serta perbaikan struktur atap.
“Kebutuhan mendesak adalah terpal untuk penutup, pembersihan runtuhan, dan perbaikan atap gedung sekolah,” tambah Sadono.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, terutama jika terjadi hujan yang dapat memperparah kondisi bangunan.

Peristiwa atap sekolah ambruk di Malang menjadi peringatan penting terkait kondisi bangunan fasilitas pendidikan yang perlu mendapat perhatian serius. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil dan dampak terhadap kegiatan belajar mengajar cukup signifikan. Diharapkan, penanganan cepat dan evaluasi menyeluruh dapat mencegah kejadian serupa di masa mendatang. (T7)

IMG-20260327-WA0038