Gresik,pojokkasus.com– Evakuasi jasad lansia Gresik menggegerkan kawasan Dermaga Pelabuhan Petro di Gresik, Selasa (31/3/2026) sore. Seorang pria lanjut usia ditemukan mengapung di bawah dermaga sekitar pukul 15.00 WIB, memicu respons cepat dari Satpolairud Polres Gresik yang langsung melakukan evakuasi dan penyelidikan awal di lokasi kejadian.
Peristiwa evakuasi jasad lansia Gresik ini bermula dari kecurigaan petugas keamanan setempat yang melihat benda mencurigakan mengapung di bawah konstruksi dermaga. Setelah diperiksa lebih dekat, benda tersebut ternyata jasad manusia.
Laporan segera diteruskan ke aparat kepolisian, dan dalam hitungan menit tim Satpolairud Polres Gresik bergerak menuju lokasi menggunakan kapal patroli. Situasi mendadak tegang, menarik perhatian pekerja pelabuhan dan warga sekitar.

Respons Cepat Aparat di Tengah Kepanikan
Tim SAR Satpolairud bersama personel Bantuan Kendali Operasi dari Ditpolairud Polda Jawa Timur langsung melakukan proses evakuasi. Sejumlah kapal patroli dikerahkan untuk mempercepat penanganan.
Proses evakuasi jasad lansia Gresik berlangsung dramatis. Petugas harus berhati-hati mengangkat tubuh korban dari perairan yang berada di bawah struktur dermaga.
“Anggota kami bergerak cepat begitu menerima laporan. Evakuasi berhasil dilakukan dan korban langsung kami bawa untuk pemeriksaan lanjutan,” ujar Kasatpolairud AKP I Nyoman Ardita.
Identitas Korban Terungkap
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan kartu identitas di saku pakaian korban. Korban diketahui berinisial L (78), warga Desa Doyo Mulyo, Kecamatan Kembang Bahu, Lamongan.
Saat ditemukan, korban mengenakan baju batik lengan panjang cokelat dan celana krem. Kondisi korban sudah tidak bernyawa saat pertama kali dievakuasi.
Penemuan ini semakin menambah tanda tanya besar di kalangan masyarakat terkait penyebab pasti kejadian tersebut.
Proses Lanjutan dan Misteri Penyebab Kematian
Setelah proses evakuasi jasad lansia Gresik selesai, jenazah langsung dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk menjalani visum.
Langkah ini dilakukan guna memastikan penyebab kematian korban, apakah murni kecelakaan, faktor kesehatan, atau ada unsur lain.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Publik pun dibuat penasaran dengan fakta di balik kematian lansia tersebut.
Penegasan
Kasus evakuasi jasad lansia Gresik ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan di kawasan perairan serta respons cepat aparat dalam situasi darurat.
Polisi memastikan akan mengusut tuntas penyebab kejadian agar tidak menimbulkan spekulasi liar di masyarakat.@eka

