Surabaya,pojokkasus.com – Ziarah TMP Persit menggugah semangat juang bangsa saat Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 084/Bhaskara Jaya, Ny. Nining Danny Alkadrie, bersama pengurus mengikuti ziarah di Taman Makam Pahlawan 10 November, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 Persit KCK, sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan sekaligus memperkuat nilai perjuangan di tengah tantangan zaman.
Ziarah TMP Persit ini dipimpin langsung oleh Ketua Persit KCK PD V/Brawijaya, Ny. Vira Rudy Saladin, serta dihadiri jajaran pengurus dari berbagai wilayah. Kehadiran mereka menunjukkan soliditas organisasi perempuan TNI AD dalam menjaga semangat kebersamaan dan pengabdian.

Ziarah TMP Persit Jadi Momen Reflektif
Kegiatan ziarah TMP Persit berlangsung khidmat sejak awal hingga akhir. Rangkaian acara dimulai dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, dilanjutkan prosesi tabur bunga di pusara para pejuang kemerdekaan.
Setiap bunga yang ditaburkan bukan sekadar simbol, tetapi juga wujud penghormatan mendalam atas pengorbanan para pahlawan. Momentum ini memperkuat kesadaran bahwa kemerdekaan Indonesia diraih dengan harga yang sangat mahal.
Tegaskan Peran Perempuan dalam Perjuangan
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Nining Danny Alkadrie menegaskan bahwa ziarah TMP Persit bukan hanya agenda seremonial, tetapi juga pengingat akan pentingnya peran perempuan dalam menjaga bangsa.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingat bahwa perjuangan belum selesai. Perempuan, khususnya anggota Persit, memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan dan keharmonisan bangsa,” ujarnya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa kontribusi perempuan tidak bisa dipandang sebelah mata, terutama dalam mendukung stabilitas sosial dan keluarga prajurit.
Semangat Juang Ditanamkan ke Generasi Penerus
Ziarah TMP Persit juga menjadi sarana edukasi nilai-nilai patriotisme kepada generasi muda. Semangat juang, pengorbanan, dan cinta tanah air harus terus diwariskan agar tidak luntur oleh perkembangan zaman.
Para pengurus Persit menilai bahwa tantangan bangsa saat ini berbeda, namun semangat perjuangan harus tetap sama: menjaga persatuan dan memperkuat daya saing Indonesia.
Penegasan Akhir
Kegiatan ziarah TMP Persit di Surabaya menjadi bukti nyata bahwa nilai perjuangan masih hidup dan terus dirawat. Melalui momentum HUT ke-80, Persit menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi bangsa, meneladani pengorbanan pahlawan, serta menjaga Indonesia tetap kuat dan bersatu.




