Mayat Misterius Ditemukan Mengapung Perairan Mlaten Pasuruan

Pasuruan, pojokkasus.com –Mayat misterius ditemukan perairan Mlaten, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, pada Selasa siang (5/5/2026).

Sesosok pria tanpa identitas, yang disebut sementara sebagai Mr. X, mengapung tengkurap sekitar ±2 kilometer dari bibir pantai, memicu kepanikan di kalangan nelayan dan warga sekitar.

Penemuan oleh Nelayan Setempat

Penemuan jenazah pertama kali dilaporkan oleh nelayan berinisial M (40) sekitar pukul 12.20 WIB. Saat sedang melaut, M melihat tubuh pria yang diperkirakan berusia 60 tahun tersebut mengapung tanpa bergerak. “Awalnya saya kira hanyut barang, tapi setelah didekati ternyata manusia,” kata M.

Hari Buruh, PKB Sidoarjo Resmi Jalankan Program Hari Fraksi

M segera menghubungi perangkat desa berinisial S (23), yang langsung meneruskan laporan ke Polsek Nguling. Kurang dari 20 menit, aparat kepolisian bersama perangkat desa dan sejumlah warga tiba di lokasi untuk mengevakuasi jenazah.

Evakuasi dan Penanganan Polisi

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Jenazah dibawa menggunakan perahu warga ke daratan sebelum akhirnya diangkut dengan ambulans Puskesmas menuju RSUD Grati, dengan pengawalan ketat aparat.

Petugas dari Reskrim, SPKT, Intel, hingga Polairud Polres Pasuruan Kota diterjunkan untuk mengamankan lokasi, memeriksa saksi, dan berkoordinasi menangani kasus ini.

Korban ditemukan sudah meninggal dunia saat berada di laut. Identitas Mr. X hingga kini masih menjadi misteri. Jenazah telah ditempatkan di kamar mayat RSUD Grati untuk menjalani visum, guna memastikan penyebab kematian.

Pemda Sidoarjo Wujudkan Asta Cita dan Pendidikan Bermutu

Polisi juga melakukan pendalaman dengan memeriksa kemungkinan saksi, barang bukti, maupun rekaman CCTV di kawasan pesisir.

Dampak dan Kekhawatiran Warga

Peristiwa ini sontak menggegerkan warga pesisir Mlaten. Kehadiran mayat yang tidak dikenal menimbulkan kekhawatiran mengenai keselamatan di laut setempat.

Kepala desa Mlaten menyatakan, “Kami menghimbau warga tetap tenang dan menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.”

Kasus ini juga memunculkan pertanyaan tentang keamanan perairan dan kemungkinan adanya kegiatan kriminal atau kecelakaan yang belum terdeteksi.

Aparat kepolisian menegaskan akan terus mengusut identitas korban serta penyebab kematiannya untuk memberikan kepastian hukum dan menenangkan masyarakat.

(Fandi)

IMG-20260327-WA0038