Tragedi Kades Gantung diri, CCTV dan Autopsi Ungkap Fakta

Sidoarjo,pojokkasus.com – Tragedi Kades gantung diri terungkap setelah Mujiono ditemukan meninggal dunia di ruang kerjanya di Balai Desa Buncitan, Sedati, Sidoarjo, Minggu (3/5/2026).

Polisi menyimpulkan peristiwa tersebut sebagai tindakan bunuh diri berdasarkan hasil investigasi menyeluruh.

Penemuan jasad korban bermula saat petugas kebersihan memasuki ruang kerja dan mendapati korban sudah tidak bernyawa.

Kejadian ini segera dilaporkan kepada aparat kepolisian yang kemudian melakukan penyelidikan.

Tragedi Kades Gantung diri
Mujiono, Kades Buncitan, ditemukan meninggal. Polisi ungkap fakta dari CCTV dan autopsi, dipastikan bunuh diri tanpa unsur pidana.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKP Siko Sesaria Putra Suma, menegaskan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Tidak ada luka akibat kekerasan. Penyebab kematian yang berujung pada gangguan pernapasan,” jelasnya.

Selain pemeriksaan fisik, polisi juga melakukan analisis digital terhadap ponsel korban.

Dari hasil tersebut, ditemukan riwayat pencarian yang berkaitan dengan tindakan bunuh diri.

“Temuan digital ini menjadi salah satu petunjuk penting dalam mengungkap peristiwa,” ungkapnya.

Rekaman CCTV turut memperkuat kesimpulan tersebut. Dalam video, korban terlihat sendirian di kantor sejak pagi hingga waktu kejadian.

Tidak ada aktivitas mencurigakan maupun kehadiran orang lain di lokasi.

Polisi Ungkap 36 Kasus Curas Sidoarjo, 43 Tersangka Diciduk

Polisi menyatakan seluruh bukti yang dikumpulkan, baik dari saksi, rekaman video, hingga hasil otopsi, mengarah pada satu kesimpulan yang sama, yaitu tidak mengandung unsur pidana.

Tragedi Kades Gantung diri
Mujiono, Kades Buncitan, ditemukan meninggal. Polisi ungkap fakta dari CCTV dan autopsi, dipastikan bunuh diri tanpa unsur pidana.

Dari hasil pencarian sementara, korban diduga mengalami tekanan ekonomi yang cukup berat.

Namun, polisi masih membuka kemungkinan lain dengan terus melakukan pendalaman.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan kondisi mental yang sering kali tidak terlihat di balik aktivitas sehari-hari seseorang, termasuk pejabat publik.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk saling memperhatikan kondisi sosial dan emosional di lingkungan sekitar, serta tidak ragu mencari bantuan jika menghadapi tekanan hidup.

Hasil pencarian menyatakan kematian Kepala Desa Buncitan merupakan bunuh diri tanpa unsur kekerasan, dengan dugaan tekanan ekonomi sebagai latar belakang. (@kbr)

Writer: @NitEditor: @Redaksi Pojokkasus.com
IMG-20260327-WA0038