Pidie jaya Aceh, pojokkasus.com – Yonif 836/BY bersama Kodim Pidie Jaya, Polres Pidie Jaya, dan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melaksanakan kegiatan penanaman pohon di wilayah terdampak banjir, Jumat (30/1/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memulihkan lingkungan pascabencana sekaligus memperkuat upaya mitigasi banjir melalui penghijauan di titik-titik rawan.
Aksi kolaboratif tersebut dipimpin langsung Dansatgas Yonif TP 836/BY Letkol Inf Faishal Riza dan diikuti unsur Forkopimda serta masyarakat setempat. Para peserta menanam berbagai jenis bibit pohon di lahan yang mengalami kerusakan akibat banjir, termasuk bantaran sungai dan area resapan yang kehilangan vegetasi.
Penanaman pohon difokuskan pada lokasi prioritas yang selama ini rentan tergenang. Tim menggabungkan penandaan titik tanam berdasarkan tingkat kerusakan lahan, kontur wilayah, dan kebutuhan tutupan hijau agar manfaat ekologis dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Pemulihan Lingkungan Berbasis Kolaborasi
Letkol Inf Faishal Riza menegaskan kegiatan ini mencerminkan kepedulian nyata TNI bersama unsur terkait dalam menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, penghijauan menjadi langkah strategis untuk menekan risiko banjir berulang sekaligus memulihkan kualitas ekosistem.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap wilayah yang terdampak banjir dapat kembali, lingkungan menjadi lebih lestari, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Pidie Jaya,” ujar Letkol Inf Faishal Riza.
Selain fungsi ekologis, kegiatan ini memperkuat sinergitas TNI–Polri dan pemerintah daerah. Kolaborasi lintas sektor tersebut menghadirkan pendekatan terpadu yang menggabungkan aksi lapangan, edukasi lingkungan, dan partisipasi warga.
Dukungan Forkopimda dan Partisipasi Warga
Tidak Forkopimda menyampaikan dukungan penuh terhadap program rehabilitasi lingkungan pascabencana. Kehadiran Polres Pidie Jaya dan Kodim Pidie Jaya menegaskan komitmen keamanan dan pendampingan sosial selama proses pemulihan berlangsung.
Masyarakat setempat terlibat aktif dalam penanaman dan perawatan awal bibit.
Warga menyambut baik kegiatan ini karena memberikan harapan pemulihan ruang hidup sekaligus membuka ruang edukasi tentang pentingnya menjaga daerah resapan air.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya mengapresiasi keterlibatan Yonif TP 836/BY, Kodim, dan Polres Pidie Jaya yang berperan aktif dalam rehabilitasi lingkungan. Pemkab menilai langkah ini sejalan dengan program pemerintah daerah dalam pengurangan risiko bencana dan penguatan ketahanan lingkungan.
Dampak Jangka Panjang dan Keberlanjutan
Program konservasi pohon ini diharapkan memberi dampak sosial dan ekologis berkelanjutan, mulai dari penguatan resapan udara, pencegahan erosi, hingga peningkatan kualitas udara. Ke depan, pemantauan dan perawatan bibit akan melibatkan perangkat desa dan kelompok masyarakat.
Dengan kolaborasi yang solid dan partisipasi warga, upaya pemulihan pascabanjir di Pidie Jaya tidak berhenti pada penanaman semata. “Kami berkomitmen menjaga agar manfaatnya dirasakan generasi (Ptr) mendatang,” tegas Letkol Inf Faishal Riza, menutup kegiatan.






