Penemuan Mayat Bayi di Sungai Cangar Gegerkan Warga

Mojokerto, pojokkasus.com – Penemuan Mayat bayi mengapung di aliran Sungai Cangar, kawasan Taman Hutan Raya (Tahura), Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Senin siang (2/2/2026). Temuan ini langsung menggegerkan warga sekitar dan memicu meluasnya masyarakat yang beraktivitas di kawasan wisata alam tersebut.

Bayi malang itu ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan terbungkus di dalam sebuah tas. Sungai kecil yang membelah kawasan hutan wisata tiba-tiba menarik perhatian warga setelah kabar penemuan menyebar dengan cepat dari mulut ke mulut. Aparat segera mengamankan lokasi agar proses penanganan berjalan tertib.

Petugas Tahura bersama kepolisian memasang garis pembatas di sekitar tempat penemuan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga bukti barang sekaligus memastikan keselamatan warga mengingat medan sungai yang licin dan berbatu.

Kronologi Penemuan di Kawasan Tahura
Penemuan bermula ketika seorang warga melintas di tepi sungai kawasan Cangar. Warga tersebut melihat sebuah tas mencurigakan mengapung dan terangkut di bebatuan. Rasa curiga mendorongnya mendekat untuk memastikan isi tas.

http://Baca juga Doa Bersama Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo Ke-167

Setelah dibuka, warga menemukan jasad bayi di dalam tas. Ia segera melapor kepada petugas Taman Hutan Raya yang berjaga di lokasi wisata. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan koordinasi ke Polsek Pacet dan tim medis.

Petugas gabungan bergerak cepat menuju lokasi. Mereka mensterilkan area dan menyiapkan peralatan sederhana untuk mengevakuasi jasad bayi dari aliran sungai yang sempit namun terjal.

Mayat Bayi
Mayat bayi ditemukan mengapung di Sungai Cangar, Pacet, Mojokerto. Polisi menyelidiki dugaan pembuangan bayi dan menunggu hasil forensik

http://Baca juga Pendampingan Monev APBDes Desa Pakes Berjalan Transparan

Evakuasi dan Pemeriksaan Medis
Proses evakuasi berlangsung hati-hati. Petugas mengangkat jasad bayi dari sungai dengan mempertimbangkan kondisi medan yang licin. Evakuasi berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Setelah dievakuasi, petugas membawa jasad bayi ke Rumah Sakit Sumberglagah. Tim medis melakukan identifikasi awal dan menyiapkan tindakan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian.

Hasil pemeriksaan forensik diharapkan memberikan petunjuk penting, seperti perkiraan usia bayi, waktu kematian, dan kemungkinan adanya kekerasan. Pihak rumah sakit belum merilis keterangan rinci karena pemeriksaan masih berlangsung.

Kecelakaan Truk Trailer Dan Avanza, Gegerkan Jalan Sembungung

Curanmor Di Gempol Terbongkar, Empat Pelaku Digulung Polisi

Penyelidikan Polisi dan Dugaan Tindak Pidana
Kepolisian Resor Mojokerto melalui Polsek Pacet langsung melakukan penyelidikan intensif. Polisi memeriksa Saksi-saksi, termasuk warga yang pertama kali menemukan jasad bayi.

Kapolsek Pacet AKP Anwar menyatakan polisi menduga kuat bayi tersebut sengaja dibuang. Polisi mengumpulkan bukti di lokasi dan menunggu hasil forensik untuk memperkuat dugaan tersebut.
Selain itu, petugas menyisir jalur menuju sungai dan area sekitar untuk mencari petunjuk tambahan. Polisi artinya menyembunyikan ruang pelaku dan mengungkap motif perbuatannya.

Peristiwa ini menimbulkan emosi emosional dari warga. Masyarakat menyampaikan secara mendalam dan berharap pelaku segera terungkap serta diproses sesuai hukum.

Warga menilai kasus ini mencerminkan persoalan sosial yang perlu mendapat perhatian serius. Mereka mendorong penguatan perlindungan anak dan dukungan bagi ibu hamil yang menghadapi tekanan sosial maupun ekonomi.

Pemerintah daerah diharapkan meningkatkan edukasi kesehatan reproduksi dan layanan konseling agar kejadian serupa tidak terulang (G10)

IMG-20260327-WA0038