Pasuruan, pojokkasus.com –— Sinergi Kapolres wartawan jaga kamtibmas Ramadan menjadi pesan utama yang ditegaskan Kepala Kepolisian Resor Pasuruan dalam momentum buka puasa bersama di Balai Warta, Rabu (25/2/2026). Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, memanfaatkan suasana hangat itu untuk memperkuat kolaborasi strategis antara kepolisian dan insan pers demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan 1447 H.
Ia menegaskan peran media sangat vital dalam menyampaikan informasi yang cepat, akurat, dan edukatif kepada publik. Menurutnya, arus informasi yang sehat membantu masyarakat memahami situasi keamanan secara jernih, terutama ketika aktivitas sosial meningkat menjelang Idul Fitri.
Kapolres menyebut Ramadan selalu menghadirkan dinamika tersendiri. Mobilitas warga naik signifikan, pusat perbelanjaan dan tempat ibadah ramai, serta persiapan arus mudik sudah dimulai sejak awal bulan puasa. Kondisi itu menuntut aparat dan media bergerak dalam satu irama.
Ia menilai pemberitaan berimbang dapat meredam potensi kepanikan sekaligus menangkal isu menyesatkan yang kerap muncul di ruang digital. “Komunikasi publik yang solid menjadi kunci menjaga stabilitas wilayah,” ujarnya di hadapan para jurnalis.

Sinergi Informasi Pengamanan
Kapolres menjelaskan jajarannya telah menyiapkan strategi pengamanan terpadu. Polres Pasuruan mengintensifkan patroli rutin, memperketat pengawasan di titik rawan kriminalitas, dan membangun koordinasi lintas instansi untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat.
Namun, ia menekankan keberhasilan pengamanan tidak hanya bertumpu pada kehadiran aparat di lapangan. Ia mengajak media ikut menyebarluaskan imbauan keamanan secara konsisten, termasuk pesan pencegahan kriminalitas, keselamatan berlalu lintas, dan kewaspadaan terhadap penyebaran hoaks.
Kapolres mengingatkan kolaborasi tidak boleh berhenti pada publikasi kegiatan seremonial. Ia mendorong media mengambil peran sebagai mitra edukasi publik yang aktif, kritis, sekaligus konstruktif.
Kasihumas Polres Pasuruan, Joko Suseno, menambahkan kegiatan buka puasa bersama itu juga menjadi forum dialog terbuka. Dalam sesi diskusi, sejumlah wartawan menyampaikan masukan terkait potensi gangguan keamanan selama Ramadan, mulai dari balap liar hingga peningkatan tindak pencurian.
Pos Bankum Lapas Sidoarjo Perkuat Akses Keadilan
Media Sebagai Mitra Strategis
Joko menilai komunikasi dua arah membantu kepolisian memahami perspektif lapangan secara lebih komprehensif. Ia menyebut masukan dari jurnalis memperkaya analisis situasi dan mempercepat respons terhadap dinamika sosial yang berkembang.
Perwakilan media Pojok Kasus, Akbar, mengapresiasi keterbukaan Polres Pasuruan. Ia menilai langkah tersebut menunjukkan komitmen membangun hubungan profesional yang sehat antara aparat dan insan pers.
Menurutnya, stabilitas keamanan sangat bergantung pada kualitas informasi yang beredar di ruang publik. Informasi faktual dan tidak provokatif akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para peserta berbincang santai sambil membahas isu aktual keamanan daerah, termasuk potensi gangguan ketertiban saat puncak arus mudik Lebaran.
Dampak Sosial Kolaborasi
Acara ditutup dengan doa bersama dan buka puasa, menandai komitmen kolaboratif menjaga kondusivitas wilayah. Momentum tersebut memperlihatkan pendekatan humanis aparat dalam membangun kepercayaan publik melalui komunikasi terbuka.
Kapolres menegaskan pihaknya akan terus menjalin komunikasi intensif dengan media sebagai mitra strategis. “Informasi yang benar dan cepat adalah benteng pertama menjaga kamtibmas,” tegasnya.
Kolaborasi ini diharapkan memberi dampak sosial yang nyata. Ketika aparat dan media berjalan searah, masyarakat memperoleh informasi yang jelas, rasa aman meningkat, dan potensi konflik dapat ditekan sejak dini. Dengan sinergi itu, Polres Pasuruan optimistis warga dapat menjalankan ibadah Ramadan 1447 H dengan tenang, aman, dan nyaman hingga perayaan Idul Fitri tiba. (sn)





