Program TMMD Bangun Sanitasi, Wonosari Kian Sehat

Pasuruan, pojokkasus.com — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 menunjukkan progres signifikan di Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. Hingga Rabu (25/2/2026), pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) telah mencapai 75 persen dan memasuki tahap pemasangan rangka serta penutup atap. Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan bersama warga setempat mempercepat pengerjaan agar fasilitas segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Pembangunan MCK ini menjadi salah satu sasaran fisik prioritas dalam TMMD tahun ini. Satgas menargetkan penyelesaian tepat waktu dengan kualitas konstruksi yang memadai. Sejak tahap awal, personel TNI dan warga bekerja berdampingan, mulai dari penggalian pondasi, pemasangan dinding, hingga tahap akhir pemasangan atap.

Komandan Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan menegaskan bahwa sanitasi layak berhubungan langsung dengan kesehatan masyarakat. Ia menyebut, fasilitas MCK bukan sekadar bangunan, melainkan kebutuhan dasar yang berdampak pada pola hidup bersih dan sehat. “Dengan capaian 75 persen, kami optimistis pekerjaan segera rampung sesuai target,” ujarnya.

Program TMMD Ke-127 di Kabupaten Pasuruan tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kolaborasi sosial. Kegiatan fisik seperti pembangunan MCK berjalan beriringan dengan upaya membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya kebersihan lingkungan.

TMMD Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan bangun MCK di Desa Wonosari, progres capai 75 persen. Fasilitas sanitasi dorong pola hidup bersih dan sehat warga.

Gotong Royong Percepat Pembangunan
Satgas TMMD dan warga Desa Wonosari mengintensifkan gotong royong saat memasuki tahap pemasangan atap. Mereka membagi tugas secara terstruktur untuk mempercepat progres tanpa mengabaikan standar keamanan kerja. Sejumlah warga menyiapkan material, sementara personel TNI memasang rangka baja ringan dan penutup atap secara sistematis.

Partisipasi aktif masyarakat memperlihatkan tingginya antusiasme terhadap program ini. Warga menilai keberadaan MCK komunal akan mengatasi keterbatasan fasilitas sanitasi yang selama ini mereka hadapi. Sebelumnya, sebagian warga masih menggunakan sarana seadanya dengan kondisi kurang memadai.

Saiful, salah satu warga Desa Wonosari, menyampaikan apresiasinya. Ia mengaku bersyukur atas kepedulian TNI melalui TMMD. “MCK ini sangat membantu kami. Sebelumnya fasilitas sanitasi terbatas. Kami berharap pembangunan segera selesai dan bisa digunakan bersama,” katanya.

TMMD Ke-127 Bangun Harapan Ibu Haninah

Pembangunan sanitasi ini juga mendukung upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Dengan fasilitas yang layak, warga dapat menjaga kebersihan diri dan lingkungan secara lebih optimal.
Dampak Sosial dan Pemerataan Pembangunan

TMMD Ke-127 di Kabupaten Pasuruan memperlihatkan sinergi nyata antara TNI dan masyarakat. Program ini mendorong pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan. Kehadiran MCK komunal menjadi simbol kolaborasi dan kepedulian terhadap kualitas hidup warga.

Selain memperbaiki infrastruktur, TMMD juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan. Warga terlibat langsung dalam proses pengerjaan sehingga mereka merasa bertanggung jawab menjaga fasilitas tersebut setelah selesai dibangun.

Dengan progres 75 persen dan dukungan penuh masyarakat, pembangunan MCK di Desa Wonosari diproyeksikan selesai sesuai jadwal. Fasilitas ini diharapkan menjadi fondasi perubahan perilaku hidup bersih dan sehat sekaligus memperkuat ketahanan sosial desa.

Ketika atap terpasang dan bangunan rampung, bukan hanya infrastruktur yang berdiri, tetapi juga harapan baru bagi warga Wonosari untuk hidup lebih sehat, layak, dan bermartabat. (G10)