Sidoarjo, pojokkasus.com – Razia dan tes urine diadakan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sidoarjo, Rabu (18/2/2026), sebagai langkah tegas mencegah peredaran handphone ilegal, pungutan pembohong, dan narkoba di dalam lapas. Kegiatan ini menyasar kamar hunian warga binaan sekaligus melakukan tes urine sebagai deteksi dini perlindungan narkotika, Petugas bergerak cepat dan sistematis untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.
Kepala Lapas Sidoarjo menegaskan, razia ini menjadi bagian dari komitmen pemberantasan halinar—ponsel, pungli, dan narkoba—yang berpotensi mengganggu keamanan dan Pengakuan. Seluruh jajaran pengamanan turun langsung memeriksa setiap sudut perumahan, termasuk barang pribadi warga binaan. Petugas menjelajahi area rawan penyimpanan barang terlarang dengan prosedur standar operasional yang ketat.
Selain penggeledahan fisik, petugas juga mengambil sampel urin dari sejumlah warga binaan secara acak. Langkah ini bertujuan mendeteksi potensi narkoba sejak dini dan mencegah jaringan gelap berkembang di dalam lapas. Tes dilakukan secara profesional, transparan, dan tetap menghormati hak-hak warga binaan.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Warga binaan bermaksud kooperatif selama proses pemeriksaan. Petugas mengedepankan pendekatan humanis tanpa mengurangi ketegasan dalam penegakan aturan. Hingga kegiatan berakhir, situasi lapak tetap terkendali.

Komitmen Berkelanjutan Cegah Halinar
Lapas Sidoarjo menempatkan pengawasan internal sebagai prioritas utama. Pihak lapas rutin mengadakan razia insidentil maupun terjadwal untuk memastikan tidak ada celah bagi masuknya barang terlarang. Upaya ini juga memperkuat integritas petugas dalam menjaga lembaga marwah masyarakat.
Pencegahan halinar tidak hanya mengandalkan razia, tetapi juga pelatihan dan edukasi kepada warga binaan. Pihak berwenang memberikan pemahaman tentang dampak hukum dan risiko kesehatan akibat korupsi. Pendekatan ini diharapkan tidak mampu menekan potensi pelanggaran dari dalam.
Langkah tegas ini sejalan dengan kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam menciptakan lapas yang bersih dan berintegritas. Penguatan pengawasan, deteksi dini, serta sinergi antarpetugas menjadi kunci menjaga stabilitas keamanan.
Melalui razia dan tes urin ini, Lapas Sidoarjo menegaskan komitmen menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan bebas dari halinar. Upaya konsisten dan berkelanjutan menjadi landasan penting dalam membangun sistem masyarakat yang tertib, profesional, dan terpercaya masyarakat. (Nit)







