Gresik,pojokkasus.com—TMMD Gresik 2026 resmi dibuka dengan penuh khidmat di Lapangan Pemda Kabupaten Gresik, Rabu (22/04/2026), menandai dimulainya percepatan pembangunan desa yang melibatkan sinergi kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Upacara ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Nico Reza H Dipura, serta dihadiri jajaran Forkopimda, personel TNI-Polri, hingga warga setempat yang antusias menyambut program tersebut.
Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 ini menjadi langkah konkret dalam menjawab kebutuhan pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya di Kabupaten Gresik.
Program ini tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat secara menyeluruh.

Kolonel Inf Nico Reza menegaskan bahwa TMMD Gresik 2026 merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Ia menekankan bahwa program ini dirancang untuk mempercepat pembangunan yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat desa.
“TMMD ini bukan sekadar kegiatan pembangunan fisik, tetapi juga upaya kolektif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. TNI hadir dan bekerja langsung bersama rakyat,” tegasnya.
Dalam pelaksanaannya, TMMD Gresik 2026 mengusung dua fokus utama.
Pertama, kegiatan fisik berupa pembangunan dan perbaikan infrastruktur seperti jalan desa, fasilitas umum, serta sarana pendukung lainnya yang dinilai krusial bagi mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.
Kedua, kegiatan nonfisik yang meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan gratis, serta edukasi peningkatan ekonomi masyarakat
Kondisi Memprihatinkan Fisik SDN Putat Tanggulin Segera Direvitalisasi
Program ini dijalankan di bawah koordinasi Kodim 0817/Gresik dengan harapan hasilnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.
Pemerintah daerah juga turut mendukung penuh agar pelaksanaan TMMD berjalan optimal dan tepat sasaran.
Selain mempercepat pembangunan, TMMD Gresik 2026 juga bertujuan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa di tingkat akar rumput.
Interaksi langsung antara TNI dan masyarakat diharapkan mampu membangun kepercayaan serta solidaritas sosial yang lebih kuat.

Kasrem pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga dan merawat hasil pembangunan yang telah dicapai melalui program ini.
Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari keberlanjutan manfaat yang dirasakan masyarakat.
Dengan pelaksanaan TMMD ke-128 ini, Gresik menjadi salah satu daerah prioritas dalam percepatan pembangunan berbasis kolaborasi lintas sektor.
Program ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.







