Surabaya,pojokkasus.com – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., menegaskan dukungan penuh terhadap pengembangan UMKM Persit Brawijaya sebagai langkah strategis meningkatkan kesejahteraan keluarga prajurit.
Komitmen ini disampaikan dalam berbagai agenda resmi, termasuk peringatan HUT Persit Kartika Chandra Kirana ke-80 tahun 2026.
Langkah ini dilakukan untuk menjawab tantangan ekonomi modern sekaligus mendorong kemandirian ekonomi kreatif di lingkungan Kodam V/Brawijaya.
Pangdam menilai peran istri prajurit kini semakin vital, bukan hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi keluarga berbasis inovasi.
Program penguatan UMKM Persit Brawijaya difokuskan pada tiga strategi utama.
Pertama, digitalisasi usaha melalui pelatihan marketplace dan pemasaran online. Kodam menggandeng berbagai pihak untuk memastikan produk anggota Persit mampu bersaing di pasar luas, tidak terbatas pada lingkungan militer.
Kodam menggandeng berbagai pihak untuk memastikan produk anggota Persit mampu bersaing di pasar yang luas, tidak terbatas pada lingkungan militer.
Kedua, penyediaan ruang promosi aktif. Kodam V/Brawijaya rutin memfasilitasi bazar, pameran UMKM, hingga event besar seperti Brawijaya Run.
Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk unggulan seperti kuliner, kerajinan tangan, hingga fashion lokal.
Ketiga, peningkatan kualitas produk. Anggota Persit mendapat pembinaan langsung terkait branding, desain kemasan, hingga sertifikasi halal.
Langkah ini terbukti meningkatkan daya saing produk di pasar nasional.
http://Baca juga https://pojokkasus.com/2026/05/04/pemotor-tewas-tabrak-belakang-truk-parkir-bypass/
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah V/Brawijaya, Ibu Vira Rudy Saladin, menegaskan bahwa UMKM menjadi bentuk pengabdian nyata anggota Persit.
Ia menyebut Persit sebagai “tiang keluarga” yang mampu menopang ekonomi rumah tangga sekaligus memberi dampak sosial bagi masyarakat sekitar.
“Dengan usaha mandiri, Persit tidak hanya membantu ekonomi keluarga, tetapi juga menciptakan peluang baru di lingkungan sekitar,” tegasnya saat menghadiri kegiatan bazar di Surabaya.
Puncak implementasi program ini terlihat dari partisipasi UMKM Persit Brawijaya dalam event nasional “Persit Bisa” yang digelar di Expo Balai Kartini Jakarta pada 7–9 Mei 2026.
Sejumlah brand unggulan seperti Mithlabs, Yankurin, SKM&Craft, Henny Daster Bordir Malang, dan Oktaviana Tas Grosir tampil setelah melalui proses kurasi ketat.
Keikutsertaan ini menjadi bukti konkret bahwa UMKM Persit Brawijaya tidak hanya berkembang secara lokal, tetapi juga siap bersaing di tingkat nasional.
Pangdam optimistis, dengan dukungan berkelanjutan dan adaptasi teknologi, UMKM Persit akan terus tumbuh sebagai kekuatan ekonomi baru yang tangguh dan mandiri.







