Pasuruan, pojokkasus.com – Sound Carnival 2026 mengubah Lapangan PT ALP di Desa Winong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, menjadi pusat hiburan penuh cahaya dan dentuman musik pada Sabtu (16/5/2026) malam.
Sedikitnya 30 audio entertainment dari berbagai daerah tampil memeriahkan acara yang berhasil menyedot ribuan penonton dari berbagai wilayah Pasuruan dan sekitarnya.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hari.
Warga mulai memadati area lapangan untuk menyaksikan beragam penampilan audio entertainment dengan karakter sound khas masing-masing. Dentuman musik berpadu dengan tata cahaya menciptakan atmosfer meriah yang menjadi daya tarik utama dalam gelaran Pasuruan Sound Carnival 2026.
Panitia menyiapkan area khusus bagi peserta audio entertainment agar setiap komunitas dapat menampilkan kualitas sound system terbaik mereka. Penonton tampak menikmati setiap penampilan sambil mengabadikan momen menggunakan telepon genggam.
Jatim Open Woodball 2026 Pecah, Sidoarjo Diserbu 400 Atlet Nasional
Ribuan Penonton Padati Lokasi Acara
Kemeriahan acara juga mendapat perhatian dari unsur Forkopimca dan pemerintah desa. Danramil 0819/20 bersama anggota hadir langsung di lokasi untuk memantau jalannya kegiatan. Jajaran kepolisian turut melakukan pengamanan guna memastikan acara berlangsung aman dan tertib.
Selain aparat keamanan, perangkat Kecamatan Gempol, Kepala Desa Winong, serta Kepala Desa Kejapan juga terlihat menghadiri kegiatan tersebut. Kehadiran para pejabat wilayah menunjukkan dukungan terhadap kegiatan hiburan masyarakat yang dinilai mampu meningkatkan keramaian positif di wilayah Gempol.
Petugas keamanan tampak berjaga di sejumlah titik untuk mengatur arus kendaraan dan menjaga ketertiban penonton. Hingga acara berlangsung pada malam hari, situasi tetap terkendali dan kondusif.
Salah satu pengunjung mengaku sengaja datang bersama teman-temannya untuk menikmati suasana sound carnival yang sedang ramai diperbincangkan masyarakat Pasuruan.
“Acara seperti ini jarang digelar dengan peserta sebanyak ini. Suasananya meriah dan banyak hiburan,” ujar seorang penonton di lokasi acara.
UMKM Warga Ikut Terdongkrak
Tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, Pasuruan Sound Carnival 2026 juga memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar. Sedikitnya 100 pelaku UMKM ikut berpartisipasi dengan membuka lapak makanan, minuman, dan berbagai kebutuhan pengunjung di sekitar lokasi kegiatan.
Sejak sore hingga malam hari, area UMKM terlihat ramai dipadati pembeli. Pedagang memanfaatkan tingginya jumlah pengunjung untuk meningkatkan penjualan mereka.
Beragam kuliner lokal hingga minuman kekinian tersedia di sepanjang area acara.
Beberapa pedagang mengaku penjualan meningkat dibanding hari biasa karena banyaknya pengunjung yang datang dari luar daerah. Kondisi tersebut memberi peluang positif bagi pelaku usaha kecil untuk memperoleh tambahan pendapatan.
Panitia juga menyediakan area parkir dan jalur pengunjung agar aktivitas jual beli tetap berjalan lancar tanpa mengganggu jalannya acara utama.
Puncak Acara Digelar Minggu Malam
Sementara itu, puncak Pasuruan Sound Carnival 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu (17/5/2026). Panitia akan menghadirkan live performance DJ yang diprediksi kembali menarik ribuan penonton.
Masyarakat diperkirakan kembali memadati Lapangan PT ALP untuk menyaksikan penampilan hiburan malam yang menjadi agenda utama dalam rangkaian carnival tahun ini.
Sensus Ekonomi Sidoarjo 2026 Dimulai, Pelaku Usaha Diminta Aktif Isi Data
Panitia bersama aparat keamanan telah menyiapkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi lonjakan pengunjung.
Pasuruan Sound Carnival 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi ruang berkumpulnya komunitas audio entertainment dan masyarakat dalam suasana penuh semangat. Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa hiburan rakyat mampu menghadirkan dampak sosial dan ekonomi yang positif bagi warga sekitar. (Ded/Tim)







