PASURUAN, pojokkasus.com – Tani Merdeka Pasuruan menggelar doa bersama, tasyakuran, dan tanam padi serentak bersama para petani serta berbagai pemangku kepentingan di Desa Beji, Kabupaten Pasuruan, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan bertema “Melangkah Bersama Mempertahankan Swasembada Pangan” ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara organisasi petani, pemerintah, TNI-Polri, dan legislatif dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Acara berlangsung di Desa Beji dengan dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh daerah. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Pasuruan H. Shobih Asrori yang mewakili Bupati Pasuruan, jajaran Kodim 0819 Pasuruan, Polres Pasuruan, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Kepala Desa Beji, serta penyuluh pertanian lapangan (PPL) wilayah Beji dan Bangil.
Rangkaian Tasyakuran dan Doa Bersama
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat kebangsaan. Selanjutnya, Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pasuruan, H. Winaryo Sujoko, memimpin pembacaan doa yang diikuti seluruh peserta dengan khidmat.
Usai doa bersama, panitia melanjutkan acara dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas kebersamaan sekaligus harapan agar sektor pertanian di Kabupaten Pasuruan terus berkembang. Suasana kebersamaan tampak saat seluruh tamu undangan mengikuti prosesi tersebut sebelum memasuki agenda utama di lahan pertanian.
Tema “Melangkah Bersama Mempertahankan Swasembada Pangan” menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut. Melalui kolaborasi berbagai pihak, Tani Merdeka Indonesia berharap para petani semakin optimistis menghadapi tantangan produksi pangan di tengah perubahan iklim dan dinamika sektor pertanian.
Razia Lapas Sidoarjo, Keamanan Diperketat Total
Tanam Padi Serentak Bersama Stakeholder
Setelah prosesi tasyakuran selesai, seluruh peserta bergerak menuju area persawahan untuk mengikuti kegiatan tanam padi serentak. Para pejabat daerah, unsur TNI-Polri, anggota legislatif, perangkat desa, penyuluh pertanian, dan petani turun langsung ke sawah sebagai simbol kebersamaan dalam menjaga produktivitas pertanian.
Kegiatan tanam bersama tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya mempertahankan swasembada pangan. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan produksi beras sebagai komoditas strategis.
Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pasuruan, H. Winaryo Sujoko, dalam sambutannya mengajak seluruh petani untuk tetap bersemangat meningkatkan hasil produksi pertanian. Ia menegaskan bahwa petani memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan daerah maupun nasional.
Sinergi untuk Ketahanan Pangan
Wakil Bupati Pasuruan, H. Shobih Asrori, juga menyampaikan apresiasi kepada para petani yang terus bekerja menjaga produktivitas lahan. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, organisasi petani, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar program ketahanan pangan berjalan secara berkelanjutan.
Menurutnya, keberhasilan mempertahankan swasembada pangan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif para petani sebagai pelaku utama sektor pertanian. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen mendukung berbagai program yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan produktivitas pertanian.
Melalui doa bersama, tasyakuran, dan tanam padi serentak ini, DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pasuruan berharap semangat gotong royong terus tumbuh di kalangan petani dan seluruh stakeholder. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pasuruan dalam jangka panjang. (Gio)







