Tamindo & KUTT Jalin Kerja Sama di Tanam Padi Serentak Beji

Pasuruan, pojokkasus.com– Suasana persawahan Dusun Rokepuh, Desa Beji, tampak berbeda pada Kamis (2/7/2026). Ratusan petani berkumpul dalam Giat Tanam Padi Serentak yang digelar DPD Tani Merdeka Indonesia Pasuruan Raya.

Di tengah semangat menanam, sebuah langkah strategis dilakukan: Koperasi Tamindo Cahaya Nusantara Cabang Pasuruan Raya dan Koperasi Usaha Tani Ternak (KUTT) Suka Makmur Grati resmi menjalin kerja sama.

Ketua Koperasi Tamindo Cabang Pasuruan Raya, Achmad Zaki, S.E., menyatakan kolaborasi ini sejalan dengan visi Tamindo sebagai gerakan Tani Merdeka Indonesia. “Kami hadir untuk menjadi cahaya yang menuntun petani dan peternak menuju kemandirian,” ujarnya.

Manajer KUTT Suka Makmur Grati, Hj Evi Zaenal Abidin, B.Comm., turut hadir. Menurutnya, sinergi ini akan memperkuat ekosistem pertanian dan peternakan di Pasuruan Raya.

Ruang lingkup kerja sama difokuskan pada pengembangan peternakan sapi perah dan edukasi pertanian berkelanjutan. Salah satu poin utama adalah penguatan penggunaan pupuk organik untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Para petani akan mendapatkan edukasi tentang manfaat pupuk organik bagi lingkungan dan produktivitas lahan. Kerja sama ini juga mencakup pengelolaan susu hasil ternak sapi perah dari peternak binaan KUTT Suka Makmur.

Tamindo akan membantu pemasaran dan pengolahan susu agar memiliki nilai tambah lebih tinggi. Peternak tidak hanya menjual susu mentah, tetapi juga mendapat pendampingan pengolahan produk turunan susu.

Polresta Sidoarjo Salurkan Bantuan 3 Ton Beras di HUT Bhayangkara ke-80

Ketua DPD Tani Merdeka Pasuruan Raya, Winaryo Sujoko, menyampaikan apresiasinya. “Edukasi pupuk organik sangat penting untuk pertanian berkelanjutan. Petani harus beralih dari ketergantungan pupuk kimia ke pupuk organik,” ujarnya.

Achmad Zaki menambahkan, kerja sama ini akan menghadirkan program pelatihan secara berkala. Pelatihan meliputi pembuatan pupuk organik mandiri, manajemen peternakan, serta pengolahan hasil pertanian dan peternakan.

Hj Evi menekankan pendekatan holistik dalam pengembangan sektor pertanian dan peternakan. “Kami ingin petani dan peternak tidak hanya menjadi produsen, tetapi juga pengusaha mandiri,” ujarnya.

Para petani yang hadir tampak antusias. Mereka berharap sinergi ini dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian petani di Pasuruan. (Tim)

IMG-20260327-WA0038