Danrem Survei Koperasi Desa Jabon, Dorong Ekonomi Warga

Sidoarjo,pojokkasus.com– Danrem survei koperasi desa dilakukan oleh Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir di Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (14/4/2026).

Kunjungan ini meninjau lokasi pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di dua titik, yakni Desa Balung Tani dan Desa Semambung, guna memastikan kesiapan lahan, siapa yang terlibat, serta bagaimana percepatan pembangunan dilakukan demi mendorong ekonomi warga.

Langkah Danrem survei koperasi desa ini langsung menyita perhatian karena dinilai sebagai upaya konkret TNI dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Proyek KDKMP disebut-sebut menjadi harapan baru bagi warga di tengah tantangan ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Dua Lokasi Jadi Sorotan
Dalam kunjungannya, Brigjen TNI Kohir bersama jajaran meninjau langsung kondisi lahan di dua desa tersebut.

Danrem Survei Koperasi
Danrem survei koperasi desa di Jabon Sidoarjo, dorong percepatan pembangunan KDKMP untuk tingkatkan ekonomi warga.

Ia memastikan lokasi yang dipilih benar-benar siap untuk pembangunan koperasi yang akan menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.

Kegiatan Danrem survei koperasi desa ini juga menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Sinergi ini dinilai krusial agar proyek tidak hanya berhenti di wacana.

“Pembangunan koperasi ini diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat desa, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan,” tegas Brigjen TNI Kohir.

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa
Program KDKMP bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bagian dari strategi besar memperkuat ekonomi berbasis desa.

Dengan adanya koperasi, warga diharapkan memiliki akses lebih luas terhadap permodalan, distribusi, hingga pemasaran hasil usaha.

Melalui Danrem survei koperasi desa, pemerintah ingin memastikan bahwa pembangunan ini tepat sasaran dan berdampak langsung.

Apalagi, wilayah Jabon dinilai memiliki potensi ekonomi yang bisa dikembangkan melalui koperasi.

http://Baca juga https://pojokkasus.com/2026/04/15/anggaran-rp45-miliar-wujudkan-sekolah-masa-depan-di-sidoarjo/
Sejumlah warga menyambut positif rencana ini. Mereka berharap koperasi benar-benar menjadi solusi nyata, bukan sekadar program sementara.

Harapan dan Tantangan ke Depan
Meski mendapat dukungan luas, pembangunan KDKMP tetap menghadapi tantangan, mulai dari kesiapan infrastruktur hingga komitmen pengelolaan jangka panjang.

Karena itu, pengawasan dan kolaborasi menjadi kunci utama.

Langkah Danrem survei koperasi desa diharapkan mampu mempercepat realisasi proyek dan menjawab kebutuhan ekonomi masyarakat desa secara konkret.

Dengan peninjauan ini, pembangunan KDKMP di Jabon dipastikan segera bergerak. Jika terealisasi optimal, koperasi ini berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi warga Balung Tani dan Semambung.@kbr

Writer: @NitEditor: @Redaksi Pojokkasus
IMG-20260327-WA0038