Pasuruan, Pojokkasus.com, – Diiringi nuansa khidmat tradisi pedang pora yang sarat makna, Komandan Kodim 0819 Pasuruan, Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han., bertindak sebagai inspektur upacara dalam prosesi sakral yang menjadi simbol penghormatan sekaligus doa restu bagi perjalanan hidup seorang prajurit baru.
Suasana haru dan kebanggaan mengenang momen tersebut, ketika nilai-nilai kehormatan, kesetiaan, dan pengabdian kepada bangsa terjalin erat dalam tradisi militer yang penuh wibawa. Sabtu (18/4/26).
Didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIII Kodim Pasuruan, Ny. Vita Boga, Dandim turut memberikan sentuhan hangat melalui prosesi penyematan cincin kepada kedua mempelai, Kapten Inf Alief Fiano, S.Tr. (Han) dan Intan Kholifatus Salsadhila, SE Momen ini tidak hanya menjadi simbol ikatan suci, tetapi juga mencerminkan restu serta harapan dari keluarga besar TNI AD agar keduanya mampu membangun rumah tangga yang kokoh, harmonis, dan penuh pengabdian.
Garuda AI Impact Summit, Dorong Birokrasi Cerdas dan UMKM Naik Kelas
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Vita Boga juga menyerahkan perlengkapan Persit kepada mempelai wanita sebagai tanda resmi diterimanya Intan Kholifatus Salsadhila dalam keluarga besar Persit Kartika Chandra Kirana.
Prosesi ini menegaskan bahwa peran istri prajurit tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai bagian penting dalam mendukung tugas dan pengabdian suami kepada negara.
Letkol Boga Bramiko, menyampaikan bahwa tradisi pedang pora bukan sekedar seremoni, melainkan wujud penghormatan sekaligus doa bagi prajurit yang memasuki fase kehidupan baru.
“Kami berharap kedua mempelai dapat menjalani kehidupan rumah tangga dengan penuh tanggung jawab, saling mendukung, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kehormatan sebagai bagian dari keluarga besar TNI,” ungkap Dandim.(Pendim/Gio)







