Surabaya,pojokkasus.com — Gerakan tanam pohon yang dipimpin Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir di Pantai Kenjeran, Surabaya, Senin (27/04/2026).
menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan.
Dalam rangka memperingati HUT Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) ke-80, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi aksi nyata menjaga lingkungan pesisir dari ancaman abrasi dan kerusakan alam.
Semilir angin laut dan debur ombak Pantai Kenjeran menjadi saksi komitmen besar itu.
Brigjen TNI Kohir hadir didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem PD V Brawijaya Ny. Nilam Kohir, bersama jajaran Korem, termasuk Kasi Intel, Kasipers, Kasiter, Danramil Kenjeran, hingga Kapolsek Kenjeran.
Gerakan tanam pohon ini langsung menarik perhatian karena membawa pesan kuat tentang masa depan bumi.
Di tengah isu perubahan iklim dan kerusakan lingkungan yang semakin nyata, aksi sederhana ini justru menjadi simbol kepedulian yang sangat relevan.

Danrem Tegaskan Pohon adalah Investasi Kehidupan
Dengan penuh semangat, Brigjen TNI Kohir menanam bibit pohon di kawasan pesisir bersama seluruh peserta.
Menurutnya, gerakan tanam pohon bukan hanya kewajiban sosial, tetapi juga bentuk rasa syukur atas kehidupan yang diberikan Tuhan.
“Apa yang kita tanam hari ini, bukan hanya untuk kita, tetapi untuk anak cucu kita kelak. Ini adalah investasi kehidupan,” tegas Brigjen TNI Kohir.
Pernyataan itu menjadi sorotan karena menyentuh sisi emosional masyarakat.
Menanam pohon bukan soal hari ini saja, tetapi tentang warisan untuk masa depan.
Pohon-pohon yang ditanam di kawasan Kenjeran diharapkan mampu menjadi pelindung alami dari abrasi pantai, memperkuat ekosistem pesisir, serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat bagi warga sekitar.
Kloter Perdana Berangkat, 39 Jamaah Menuju Tanah Suci
HUT Persit ke-80 Hadirkan Aksi Nyata
Momentum HUT Persit ke-80 kali ini terasa berbeda.
Tidak hanya merayakan perjalanan panjang organisasi, tetapi juga menghadirkan aksi konkret yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Semangat Persit yang identik dengan pengabdian dan kepedulian sosial tercermin jelas dalam gerakan tanam pohon ini.
Kehadiran Ketua Persit Ny. Nilam Kohir bersama seluruh jajaran memperkuat pesan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama.
Kolaborasi antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam kegiatan ini juga menunjukkan bahwa pelestarian alam membutuhkan kerja kolektif, bukan hanya tugas satu pihak.
Simbol Harapan Baru untuk Masa Depan
Di akhir kegiatan, deretan bibit pohon yang tertanam rapi di Pantai Kenjeran menjadi simbol harapan baru.

Langkah kecil itu menyimpan dampak besar bagi masa depan lingkungan Surabaya.
Gerakan tanam pohon ini menjadi pengingat bahwa perubahan besar selalu dimulai dari tindakan sederhana.
Ketika kepedulian ditanam hari ini, manfaatnya akan tumbuh untuk generasi mendatang.
Aksi Brigjen TNI Kohir di Kenjeran bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga menanam kesadaran kolektif bahwa menjaga bumi adalah tugas bersama.
Dan itulah yang membuat kegiatan ini viral dan layak mendapat perhatian luas.







