Pasuruan, pojokkasus.com – Gak aman, jambret Lekok Pasuruan kembali mencuat dan menambah daftar panjang kejahatan jalanan yang ditransmisikan. Aksi kriminal ini terekam jelas dalam video CCTV viral yang menampilkan kelakuan pelaku yang sangat nekat dan sadis. Kejadian tersebut terjadi Senin (4/5/2026) sekitar pukul 04.51 WIB di Jalan Raya Lekok, Desa Pasinan.
Dalam rekaman yang dihimpun, terlihat korban sedang melaju pelan menggunakan sepeda motor di jalan yang masih sepi. Tiba-tiba, muncul dua orang pelaku berboncengan dari arah berlawanan. Tanpa rasa takut sedikitpun, mereka langsung memutar ke arah dan menghadang jalan korban.
Aksi berlangsung sangat cepat dan terencana. Begitu kendaraan korban terhambat dan melambat, salah satu pelaku langsung merampas tas yang membawa korban dengan paksa.
Akibat tarikan yang kuat dan kaget, korban kehilangan keseimbangan. Motor oleng dan korban terseret hingga terjatuh membentur aspal keras. Pelaku pun langsung kabur membawa barang hasil curian tanpa peduli nasib korban.
Dari penelusuran, diketahui korban adalah Sutik (38), warga Desa Balunganyar, Kecamatan Nguling. Saat kejadian, ia sedang dalam perjalanan untuk kulak sayur guna dijual kembali di pasar.
TMMD Gresik Bangun Rumah Ibu Sri yang Nyaris Roboh
http://Baca juga Mayat Misterius Ditemukan Mengapung Perairan Mlaten Pasuruanhttps://www.facebook.com/pojok.kasuscom
Menurut keterangan tetangga korban, Busar (37), korban sebenarnya sempat merasa ada yang mencurigakan. “Awalnya diikuti dari belakang, lalu pelaku memutar balik dan langsung menghadang,” ungkap Busar menceritakan apa yang dialami temannya.
Fakta Mengerikan di Lokasi:
– Jarak ke Polsek: Hanya beberapa ratus meter dari Kantor Polsek Lekok
-
Waktu: Pagi hari buta saat jalanan sepi
-
Target: Tas berisi uang dan dokumen milik pedagang
-
Modus: Menghadang kendaraan secara langsung (pemblokiran)
Yang membuat masyarakat geram dan kaget, lokasi kejadian ini ternyata tidak jauh dari kantor kepolisian setempat. Selama ini kawasan tersebut dianggap relatif aman dan terawasi.
“Memang nekat pelaku. Padahal ini memang dekat Kantor polisi,” tegas Busar. Hal ini menunjukkan betapa beraninya pelaku hukum dan meremehkan keberadaan aparat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi apakah korban sudah melapor atau belum. Namun, pihak kepolisian disebut-sebut sudah mulai bergerak melakukan penyelidikan.
Petugas dikabarkan sudah mengamankan rekaman CCTV sebagai barang bukti utama. Identitas pelaku dan keterangan saksi terus berada di dalami untuk segera menangkap pelaku dan mengamankan aset curian
Aksi jambretan di Lekok menjadi peringatan keras bagi masyarakat untuk semakin waspada, terutama saat berkendara di pagi hari atau jalanan sepi. Kelakuan pelaku yang nekat bertindak di dekat kantor polisi menunjukkan perlunya peningkatan pengamanan dan patroli. Masyarakat berharap polisi bisa bekerja cepat mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku agar tidak beraksi lagi di kemudian hari. (Gio/Bud)







