Lapas Sidoarjo Panen Telur Setiap Hari, Warga Binaan Dibekali Keterampilan

Sidoarjo,pojokkasus.com—Lapas Sidoarjo panen telur setiap hari melalui pengelolaan peternakan ayam kampung Elba yang menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan.

Kegiatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sidoarjo ini menghasilkan sekitar 20–30 butir telur per hari dari 41 ekor ayam petelur.

Program tersebut menjadi salah satu upaya Lapas Sidoarjo dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan.

Pengelolaan peternakan melibatkan satu orang warga binaan yang menjalankan berbagai kegiatan, mulai dari pemberian pakan hingga pengambilan telur.

Peternakan ayam kampung Elba tidak hanya berorientasi pada hasil panen. Kegiatan tersebut juga menjadi media pembelajaran bagi warga binaan untuk memahami tata cara mengelola usaha peternakan secara langsung.

Lapas Sidoarjo Panen
Lapas Sidoarjo panen 20–30 telur setiap hari dari 41 ayam Elba sebagai bagian pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan warga binaan

Setiap hari, warga binaan yang terlibat bertanggung jawab memastikan ayam mendapatkan pakan dan perawatan yang memadai.

Kebersihan kandang juga menjadi perhatian penting agar kondisi peternakan tetap terjaga.

Setelah proses pemeliharaan, telur yang dihasilkan kemudian dikumpulkan melalui kegiatan panen rutin.

Dari 41 ekor ayam petelur, produksi mencapai rata-rata 20 hingga 30 butir telur setiap hari.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa program pembinaan kemandirian di Lapas Sidoarjo tidak hanya berlangsung sebagai kegiatan rutin, tetapi mampu menghasilkan produktivitas yang nyata.

Kalapas Kelas IIA Sidoarjo menyampaikan bahwa pengembangan peternakan menjadi salah satu langkah konkret untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan.

“Peternakan ayam ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian. Kami ingin warga binaan mendapatkan keterampilan yang bisa menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Kalapas Kelas IIA Sidoarjo.

Pembinaan melalui peternakan memberikan pengalaman langsung kepada warga binaan dalam mengelola kegiatan produktif.

Mereka tidak hanya belajar merawat hewan ternak, tetapi juga memahami pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, kebersihan, serta konsistensi dalam menjalankan pekerjaan.

Keterampilan tersebut diharapkan dapat dikembangkan setelah warga binaan menyelesaikan masa pidana.

Dengan bekal pengalaman di bidang peternakan, mereka memiliki peluang untuk menerapkan keterampilan tersebut secara mandiri atau mengembangkannya menjadi kegiatan usaha.

Pelantikan Kawil Randupitu Tegaskan Pelayanan Desa Transparan

Program peternakan ayam kampung Elba juga sejalan dengan Program Strategis Akselerasi (STAR Proaksi) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Program tersebut mendorong penguatan pembinaan sekaligus ketahanan pangan melalui kegiatan produktif di lingkungan pemasyarakatan.

Lapas Sidoarjo berkomitmen mengembangkan potensi peternakan secara berkelanjutan.

Produksi telur setiap hari menjadi salah satu indikator bahwa pembinaan kemandirian dapat memberikan hasil konkret.

Penulis: @NitEditor: @Redaksi Pojokkasus
IMG-20260327-WA0038