MALANG, pojokkasus.com – Memasuki pekan kedua Oktober 2026, kawasan Pantai 3 in One Malang di Desa Bandungrejo, Bantur, sukses menjadi magnet utama wisata Malang Selatan yang memikat ribuan pengunjung, termasuk Pantai Banyu Meneng yang legendaris. Destinasi pantai pesisir selatan ini menyajikan perpaduan panorama alam yang menakjubkan sekaligus konsep liburan hemat paling relevan bagi generasi muda.
Keunggulan utama kawasan ini terletak pada efisiensinya. Hanya dengan membeli satu tiket masuk, wisatawan sudah bisa menikmati tiga destinasi sekaligus: Pantai Ngentup, Pantai Banyu Meneng, dan Pantai Selok. Masing-masing pantai menyajikan keunikan lanskap yang kontras, mulai dari ombak tenang, hamparan pasir putih bersih, hingga spot sunrise yang estetik.
Pada Minggu (11/10/2026), suasana cerah menambah daya tarik kawasan wisata yang menawarkan tiga destinasi pantai sekaligus, yakni Pantai Ngentup, Pantai Banyu Meneng, dan Pantai Selok. Ketiganya memiliki karakteristik dan panorama berbeda yang memberikan pengalaman berwisata lebih beragam dalam satu kawasan.
Mulai dari suasana pantai yang menenangkan, hamparan pasir yang memikat, hingga panorama alam pesisir yang masih asri, Pantai 3 in One menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan tanpa harus berpindah jauh dari satu destinasi ke destinasi lainnya.
Satu Tiket, Tiga Pantai, Banyak Pengalaman
Salah satu keunggulan yang menjadi daya tarik utama Pantai 3 in One adalah konsep satu tiket untuk menikmati tiga pantai sekaligus. Konsep ini memberikan nilai tambah bagi wisatawan karena mereka dapat menjelajahi tiga destinasi dengan karakter berbeda dalam satu kali kunjungan.
Baca juga
Wabup Mimik Idayana Soroti Kebutuhan Armada Tangguh untuk Ekonomi Sidoarjo
Tak sekadar menawarkan panorama alam, kawasan ini juga terus berupaya meningkatkan kenyamanan pengunjung melalui pembenahan fasilitas dan pengembangan layanan wisata.
Pengelola Pantai 3 in One, M. Zainul Afkar, yang akrab disapa Pak Inung, mengungkapkan rasa syukurnya atas tingginya minat wisatawan selama dua pekan pertama Oktober.
“Alhamdulillah, selama dua minggu awal Oktober, pengunjung tetap ramai, Mas. Kami terus berupaya menghadirkan inovasi dan meningkatkan pelayanan agar wisatawan merasa nyaman, aman, serta mendapatkan pengalaman berwisata yang berkesan,” ujar Pak Inung saat ditemui awak media.
Menurutnya, kenyamanan wisatawan tidak hanya menjadi tanggung jawab pengelola, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat yang terlibat langsung dalam aktivitas ekonomi di kawasan wisata.
Ada hal menarik yang turut didorong pengelola untuk memberikan kenyamanan tambahan bagi wisatawan. Pak Inung mengimbau para pemilik kedai atau warung di kawasan pantai agar memberikan kemudahan bagi pengunjung yang membutuhkan pengisian daya telepon seluler.
“Saya menyarankan kepada masyarakat, khususnya pemilik kedai atau warung, agar wisatawan yang ingin mengisi daya HP bisa difasilitasi secara gratis. Hal sederhana seperti ini bisa menjadi bentuk pelayanan yang membuat pengunjung merasa terbantu,” ungkapnya.
Hot news
http://Polisi Bongkar Misteri Bekas Galian Tambang Di Pasuruan
Selain itu, kawasan Pantai 3 in One juga menyediakan berbagai perlengkapan berkemah, termasuk tenda dengan beragam ukuran dan pilihan fasilitas. Harga sewa disesuaikan dengan jenis perlengkapan yang dibutuhkan wisatawan.
Ketersediaan fasilitas tersebut membuka kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati suasana pantai lebih lama, termasuk merasakan pengalaman berkemah di tengah panorama alam pesisir selatan Malang.
Upaya peningkatan fasilitas dan pelayanan ini diharapkan tidak hanya membuat wisatawan betah, tetapi juga mendorong mereka untuk kembali berkunjung serta merekomendasikan destinasi tersebut kepada orang lain.
Di balik ramainya kunjungan wisatawan, aspek keamanan menjadi perhatian penting. Kawasan pantai membutuhkan kesiapsiagaan dan koordinasi yang baik untuk mengantisipasi potensi risiko selama aktivitas wisata berlangsung.
Komandan Pos TNI AL (Posal) Sendangbiru, Kapten Laut (S) Santoso Widodo, didampingi Bhabinpotmar Rahman W., menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung upaya pengamanan kawasan wisata bersama tim SAR.
Ia menyoroti pentingnya sarana komunikasi yang dapat diandalkan untuk menunjang koordinasi petugas di lapangan, terutama di kawasan yang memiliki keterbatasan sinyal telepon seluler.
“Untuk segi keamanan, kami siap mendukung bersama tim SAR. Salah satu hal yang sangat membantu adalah penggunaan handy talky (HT) oleh tim dan pengelola. Kalau hanya mengandalkan HP, terkadang sinyal hilang. Dengan HT, komunikasi dan koordinasi di lapangan bisa lebih terbantu,” jelasnya.
Dukungan komunikasi tersebut menjadi salah satu unsur penting dalam kesiapsiagaan petugas, terutama ketika diperlukan koordinasi cepat untuk membantu wisatawan atau menangani situasi darurat.
Sinergi antara pengelola, masyarakat, dan unsur pendukung keamanan diharapkan mampu menciptakan suasana wisata yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga aman dan tertib bagi seluruh pengunjung.
Baca juga
Wabup Mimik Resmikan Kantor Pusat Mabruro Tour and Travel di Sidoarjo
Menjaga Pesona Pantai, Menggerakkan Ekonomi Masyarakat
Ramainya kunjungan wisatawan pada awal Oktober menjadi sinyal positif bagi aktivitas pariwisata di wilayah Malang Selatan. Kehadiran pengunjung turut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar, mulai dari pemilik warung, penyedia perlengkapan berkemah, hingga pelaku usaha lain yang menggantungkan penghasilan pada sektor wisata.
Ke depan, pengelola berharap Pantai 3 in One semakin berkembang sebagai destinasi pilihan wisatawan, dengan tetap mengedepankan kualitas pelayanan, kenyamanan, keamanan, serta kelestarian lingkungan pantai.
Perpaduan tiga pantai dalam satu kawasan, dukungan fasilitas wisata, keramahan masyarakat, dan kesiapsiagaan pengamanan menjadi modal penting untuk memperkuat daya tarik destinasi ini.
Pantai 3 in One bukan sekadar menawarkan tiga pantai dalam satu tiket, tetapi juga menghadirkan pengalaman liburan yang beragam dalam satu kawasan. Dengan pengelolaan yang terus ditingkatkan dan dukungan semua pihak, destinasi ini diharapkan semakin memperkuat daya saing pariwisata Kabupaten Malang sekaligus memberikan manfaat nyata bagi perekonomian masyarakat setempat.
(Dwi)



















