No More Bullying, Polisi Jogo Sekolah Jatim Siap Jadi Sahabat

SURABAYA, pojokkasus.com – No more bullying Polisi Jogo Sekolah Jatim menjadi angin segar dalam upaya pencegahan bullying narkoba serta persiapan menyongsong Polda Jatim Indonesia Emas 2045. Program inovatif ini resmi dibuka lewat Apel Satgas Preemptive Strike yang dipimpin Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono di Lapangan Mapolda Jatim, Rabu (21/10/2026).

​Langkah humanis ini dihadirkan untuk mengubah stigma kepolisian di mata Gen Z, mengubah rasa takut menjadi rasa aman dan saling percaya di lingkungan sekolah.

​Kapolda Jatim menekankan pentingnya menjaga mentalitas dan keamanan anak muda agar tidak terjerumus pada bahaya pergaulan bebas.

​”Generasi muda ini yang akan mengisi momentum Indonesia Emas 2045. Kita harus menjaga mereka dari perundungan, tawuran, narkoba, serta pengaruh negatif lainnya,” ujar Irjen Dekananto.

No More Bullying
Polisi Polda Jatim berinteraksi ramah dengan para siswa sekolah dalam program Polisi Jogo Sekolah

​Salah satu poin penting yang diangkat adalah kebiasaan toxic seperti toxic joking atau perundungan terselubung yang sering kali dianggap sepele oleh para remaja.

Baca juga

http://Tarian Exavator Ratakan 67 Bangunan Liar Di Sidoarjo

​Kepolisian siap mengedukasi siswa bahwa tindakan tersebut berpotensi melanggar hukum dan dapat merusak masa depan pelakunya sendiri.

​Petugas kepolisian diarahkan untuk memosisikan diri layaknya orang tua asuh yang siap mendengar dan melindungi para pelajar.

​Langkah Strategis Polisi Sahabat Gen Z:

  • ​Pendekatan Persuasif: Membangun ruang diskusi terbuka bersama siswa, guru BK, dan orang tua.
  • ​Deteksi Dini: Mengidentifikasi potensi gesekan antar-pelajar sebelum berubah menjadi aksi tawuran.
  • ​Pola Asuh Terpadu: Mengintegrasikan pengawasan lingkungan sekolah dengan kebiasaan sosial anak di rumah.

​Polda Jatim menegaskan bahwa efektivitas program ini akan diukur dari kenyamanan nyata yang dirasakan oleh para siswa sehari-hari.

Hot news

8 Orang Diduga Garong LPG Subsidi Berakhir Di Jeruji Besi

​Program ini akan berjalan serentak di seluruh Polres jajaran Jawa Timur demi jangkauan perlindungan yang menyeluruh.

​Sinergi lintas sektor antara sekolah, wali kelas, serta dinas pendidikan dipastikan menjadi kunci utama keberhasilan program.

​”Anak-anak kita memiliki masa depan panjang. Jangan sampai karena kurang pemahaman, mereka terjerumus persoalan hukum. Ini yang kita cegah sejak dini,” tutup Irjen Dekananto.

Melalui kehadiran program Polisi Jogo Sekolah, Polda Jawa Timur tidak hanya memperketat pengamanan fisik di area pendidikan, tetapi juga membangun benteng moral dan edukasi hukum bagi generasi muda. Sinergi antara aparat, sekolah, dan orang tua menjadi pilar utama untuk memastikan Gen Z bebas dari ancaman bullying, tawuran, serta narkoba menuju Indonesia Emas 2045.

(Akbar /Humas)

IMG-20260327-WA0038