Sidoarjo, pojokkasus.com –
Hujan deras yang mengguyur wilayah Sidoarjo, Jawa Timur, pada Rabu (19/11/25), menyebabkan banjir menggenangi Jalan Kutuk Barat. Genangan setinggi 30–50 sentimeter membuat arus lalu lintas tersendat dan aktivitas pertokoan di kawasan tersebut terhenti.
Berdasarkan pantauan di lokasi, air mulai naik sekitar pukul 18.00 WIB, sesaat setelah hujan berintensitas tinggi turun sejak sore. Ketinggian air terus meningkat hingga malam hari dan belum menunjukkan tanda-tanda surut pada pukul 22.00 WIB.
Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat tampak terendam. Beberapa pengendara motor terpaksa menuntun kendaraannya karena mesin mati. Di sisi kiri dan kanan jalan, para pedagang menutup toko lebih awal untuk menghindari kerusakan barang dagangan.
“Air naik cepat. Selokan di sini sering penuh kalau hujan deras. Kali ini lebih tinggi dari biasanya,” ujar surat (55), pedagang yang tokonya mulai dimasuki air.
Banjir diduga dipicu oleh drainase yang tidak mampu menampung debit air, diperparah oleh posisi kawasan pertokoan yang berada pada elevasi lebih rendah. Akibatnya, air menggenang dan meluas ke area parkir, kios makanan, serta permukiman di sekitar jalan.
Hingga berita ini diturunkan, petugas lingkungan dan relawan masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi. Belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan dialami oleh pemilik usaha dan pengendara yang kendaraannya terendam.
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan dan pengerukan drainase agar genangan tidak kembali terjadi ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. (HD)





