Pasuruan, pojokkasus.com – Gubernur Khofifah Indar Parawansa meresmikan ruang kelas baru (RKB), ruang makan, serta fasilitas asrama di SMAN Taruna Madani Jawa Timur, Kamis (15/1/2026) siang. Peresmian ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat infrastruktur pendidikan sebagai fondasi utama peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing global.
Peresmian fasilitas pendidikan berbasis asrama tersebut berlangsung di lingkungan SMAN Taruna Madani dengan suasana sederhana namun sarat makna. Kehadiran sarana baru ini diharapkan mampu menghadirkan atmosfer belajar yang lebih kondusif, nyaman, dan terintegrasi antara pembinaan akademik, karakter, serta kedisiplinan siswa.
Selain di SMAN Taruna Madani, Gubernur Khofifah juga meresmikan hasil rehabilitasi dan revitalisasi sejumlah SMA dan SMK negeri maupun swasta di wilayah Pasuruan dan Probolinggo. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerataan mutu pendidikan di berbagai daerah, tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan.
Komitmen Infrastruktur Pendidikan Berkualitas
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pembangunan dan perbaikan sarana prasarana pendidikan merupakan kebutuhan mendesak. Menurutnya, kualitas infrastruktur sekolah sangat berpengaruh terhadap kenyamanan proses belajar mengajar dan capaian prestasi peserta didik.
Ia menilai lingkungan sekolah yang tertata, aman, dan layak akan mendorong siswa serta tenaga pendidik untuk beraktivitas secara optimal. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, sekolah diharapkan mampu melahirkan generasi muda Jawa Timur yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
http://tiktok.com/@pojokkasus.com Pojokkasus.com4 Pojok kasus.Com

Atensi Anggaran dan Laboratorium Sekolah
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menjelaskan bahwa Gubernur Khofifah memberikan perhatian khusus terhadap kelengkapan sarana pendidikan pada tahun anggaran ini. Salah satu fokus utama adalah pengadaan laboratorium baru di SMAN Taruna Madani.
“Alhamdulillah, meskipun terdapat efisiensi anggaran, Ibu Gubernur meminta tahun ini kita tetap mendapatkan satu laboratorium untuk SMAN Taruna Madani. Laboratorium ini penting untuk menunjang praktik kedisiplinan dan akademik siswa,” ujar Aries.
Ia menambahkan, apabila pendapatan daerah meningkat pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) mendatang, pemerintah berencana menambah ruang kelas baru serta membangun masjid di lingkungan sekolah guna mendukung kebutuhan spiritual dan aktivitas siswa.
http://Baca juga : Ziarah Wali, Kapolres Gresik Teguhkan Spiritualitas Polri
Rincian Revitalisasi Pasuruan dan Probolinggo
Aries memaparkan bahwa rehabilitasi di wilayah Pasuruan menyasar 15 satuan pendidikan. Rinciannya meliputi enam SMA, enam SMK, dan tiga SLB dengan total anggaran mencapai Rp16,33 miliar.
Sementara itu, di wilayah Probolinggo, revitalisasi mencakup enam satuan pendidikan yang terdiri dari lima SMA dan satu SLB. Serapan anggaran di wilayah ini mencapai Rp7,38 miliar. Seluruh proyek tersebut diarahkan untuk memperbaiki ruang belajar, fasilitas pendukung, serta keamanan lingkungan sekolah.
Penguatan Ekosistem Belajar Berasrama
Gubernur Khofifah menekankan bahwa revitalisasi ini bertujuan menguatkan ekosistem pembelajaran secara menyeluruh. Ia menilai kenyamanan sekolah atau convenient environment akan berbanding lurus dengan peningkatan output prestasi siswa di masa depan.
“Harapan kita, jika ekosistem pendidikan tersupport dengan baik, suasana belajar mengajar menjadi makin nyaman dan prestasinya juga akan meningkat. Ini bagian dari program besar peningkatan kualitas SDM Jawa Timur,” tegasnya.
Prioritas Siswa Lokal Jawa Timur
Khofifah juga menegaskan bahwa sekolah taruna di Jawa Timur diprioritaskan bagi warga lokal. Kuota siswa dari luar provinsi dibatasi maksimal 20 persen agar anak-anak Jawa Timur memperoleh porsi terbesar untuk dibina dan dididik. “Kami ingin melahirkan generasi dengan mentalitas pemimpin, karakter kuat, dan kesiapan membangun daerahnya masing-masing,” tambahnya.
Acara peresmian ini dihadiri Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, serta jajaran Forkopimda Kota dan Kabupaten Pasuruan. Menutup kunjungannya, Gubernur Khofifah meninjau langsung RKB dan asrama, sekaligus menyerahkan santunan kepada tukang becak di Bangil. Langkah tersebut menegaskan bahwa pembangunan pendidikan berjalan seiring dengan kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar. (Fndi-Awos/Nit)






