Sidoarjo, pojokkasus.com – Perumda Delta Tirta Kabupaten Sidoarjo menggelar Media Gathering Tahun 2026 di Hotel Luminor Sidoarjo, Jumat (31/1/2026). Kegiatan ini mempertemukan manajemen perusahaan dengan insan media sebagai upaya memperkuat kemitraan strategis, sekaligus menyampaikan capaian kinerja dan arah pengembangan layanan air minum di Kabupaten Sidoarjo.
Dalam forum tersebut, manajemen memaparkan kesiapan infrastruktur dan strategi layanan untuk menjawab peningkatan kebutuhan air bersih masyarakat. Perumda Delta Tirta menegaskan komitmen pada kualitas, keberlanjutan sumber air baku, serta perluasan cakupan layanan yang merata dan berkeadilan.
Salah satu instalasi pengolahan air (IPA) yang menjadi tulang punggung layanan saat ini berkapasitas 250 liter per detik dengan sumber air baku dari Sumber Penghayatan. Instalasi ini telah memenuhi ketentuan Permenkes RI Nomor 2 Tahun 2023 dan disiapkan untuk melayani peningkatan kebutuhan, khususnya di wilayah Krian dan sekitarnya.
Infrastruktur Siap, Layanan Diperluas
Perusahaan juga mengambil langkah strategis di bidang sumber daya manusia. Melalui surat keputusan direksi, Perumda Delta Tirta mengangkat 130 karyawan kontrak menjadi karyawan tetap. Kebijakan ini lahir dari proses asesmen yang objektif dan menjadi bentuk apresiasi atas kinerja serta dedikasi pegawai.
Selain penguatan internal, perusahaan menggelar audiensi bersama karyawan dan media. Forum ini menumbuhkan kebersamaan, memperkuat sinergi, serta menyatukan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan air minum bagi masyarakat Sidoarjo.
Langkah-langkah tersebut memperlihatkan konsistensi perusahaan dalam menyeimbangkan investasi fisik, tata kelola, dan pengembangan SDM sebagai satu kesatuan strategi layanan publik.

Peta Jalan IPA Hingga 2042
Direktur Utama Perumda Delta Tirta, Ir. Dwi Herli Suryadi, menyampaikan bahwa perusahaan telah menyusun perencanaan pembangunan IPA baru secara bertahap hingga 2042, dengan mempertimbangkan pertumbuhan penduduk dan dinamika wilayah.
- Rencana strategis itu mencakup: pembangunan IPA Balongsari 150 l/det,
- pengembangan IPA Krian hingga 300 l/det,
- pembangunan IPA baru 1.000 l/det pada 2027,
- penambahan kapasitas IPA Tawangsari 50 l/det (2028) dan 100 l/det (2029),
- pembangunan IPA baru 500 l/det pada periode 2030–2031 dan 2033–2034,
- penguatan melalui intake Palempong 1.100 l/det,
hingga penambahan lanjutan menuju cakupan layanan 100 persen pada 2042.
Seiring pengembangan tersebut, cakupan layanan air minum ditargetkan meningkat dari sekitar 32 persen (2025) menjadi mendekati 100 persen (2042). Jumlah pelanggan diproyeksikan naik dari 227.000 menjadi sekitar 790.000, dengan kebutuhan distribusi meningkat dari 2.274 l/det menjadi 6.460 l/det.
Komitmen Transparansi dan Dampak Sosial
Dalam penutupnya, Direktur Utama menegaskan bahwa Media Gathering menjadi momentum membangun komunikasi terbuka dan berkelanjutan dengan media.
“Kami tidak hanya melayani kebutuhan air hari ini, tetapi menyiapkan masa depan Sidoarjo yang lebih maju. Dengan dedikasi dan inovasi, kami optimistis target layanan 100 persen dapat tercapai, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa berlangsung rutin setiap tahun untuk menjaga transparansi, memperkuat kepercayaan publik, dan menegaskan peran media sebagai mitra strategis. Komitmen ini diharapkan berdampak langsung pada kualitas hidup warga—air minum yang aman, layanan yang andal, serta pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.






