Sidoarjo,pojokkasus.com– Si Temon Lapas Sidoarjo menjadi solusi bagi warga binaan untuk melepas rindu dengan keluarga melalui layanan komunikasi virtual yang disediakan secara gratis.
Program inovasi dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo ini memungkinkan warga binaan melakukan panggilan video dengan keluarga tanpa harus bertatap muka langsung, sehingga hak komunikasi tetap terpenuhi meski terhalang jarak, waktu, maupun kondisi tertentu.
Layanan Si Temon Lapas Sidoarjo atau Temu Online dihadirkan sebagai bentuk pelayanan publik yang humanis sekaligus mendukung proses pembinaan warga binaan.
Seluruh pelaksanaan video call dilakukan menggunakan perangkat yang telah disiapkan petugas dan berada dalam pengawasan ketat demi menjaga keamanan, ketertiban, serta mencegah penyalahgunaan fasilitas.
Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menghadirkan pelayanan yang berorientasi pada kemanusiaan dan pemenuhan hak warga binaan.

«”Keluarga merupakan salah satu faktor penting dalam proses pembinaan warga binaan. Dengan hadirnya Si Temon, kami berharap hubungan emosional antara warga binaan dan keluarga tetap terjalin dengan baik. Yang terpenting, layanan ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun,” ujar Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo.
Keberadaan Si Temon Lapas Sidoarjo dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap kondisi psikologis warga binaan.
Komunikasi yang tetap terjaga dengan keluarga diharapkan menjadi sumber semangat dan dukungan moral selama menjalani masa pidana.
Melalui percakapan virtual, warga binaan dapat berbagi kabar, menyampaikan kondisi terkini, hingga mempererat ikatan emosional dengan orang tua, pasangan, maupun anak.
Kehadiran keluarga diyakini menjadi salah satu faktor penting yang mendorong warga binaan memperbaiki diri serta mempersiapkan proses reintegrasi sosial setelah bebas nanti.
Selain memberikan manfaat bagi warga binaan, layanan ini juga memudahkan keluarga yang tinggal jauh dari Sidoarjo atau memiliki keterbatasan ekonomi maupun kesehatan sehingga tidak dapat berkunjung langsung ke lapas.
Tausiah Hanan Attaki dan Satu Dekade Ummi Peduli Sidoarjo Di Barengi Ratusan Doa Jamaah
Lapas Kelas IIA Sidoarjo juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengatasnamakan petugas lapas dan meminta sejumlah uang dengan alasan mengurus akses layanan Si Temon Lapas Sidoarjo.
Pihak lapas menegaskan seluruh layanan Temu Online diberikan secara resmi, transparan, dan gratis tanpa biaya apa pun.
Apabila ditemukan praktik pungutan liar maupun penipuan, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas IIA Sidoarjo dalam mewujudkan pelayanan publik yang bersih, akuntabel, dan berintegritas, sekaligus mendukung reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan.
Melalui inovasi Si Temon Lapas Sidoarjo, Lapas Kelas IIA Sidoarjo berharap hubungan keluarga dengan warga binaan tetap terjaga, proses pembinaan berjalan lebih efektif, serta kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemasyarakatan semakin meningkat.
Program ini menjadi bukti bahwa pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga mengedepankan nilai kemanusiaan demi mendukung warga binaan kembali menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat.













