Sidoarjo, pojokkasus.com – Dzikir Sholawat Tanggulangin sukses digelar membumikan Kerukunan Umat dan menjaga Wilayah Kondusif. Acara spiritual yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Tanggulangin pada Kamis malam (7/5/2026) berlangsung khidmat, hangat, dan penuh keakraban.
Mengusung tema “Duduk Bersama, Belajar Baik Bersama”, kegiatan ini dihadiri oleh Camat Arie Prabowo, jajaran Forkopimka, tokoh agama, pengurus organisasi masyarakat (Ormas), hingga warga dari berbagai latar belakang.
Suasana terasa sangat syahdu namun tetap akrab. Ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan momen strategis untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Camat Arie Prabowo dalam sambutannya menegaskan bahwa dzikir dan sholawat menjadi sarana ampuh untuk mendekatkan diri kepada Tuhan sekaligus mempererat persaudaraan manusia.

“Di tengah dinamika sosial yang ada, kita butuh wadah untuk menyatukan hati. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan dan memperkuat komunikasi,” ujar Arie Prabowo.
Tujuan & Komitmen Bersama:
– Menjaga Stabilitas: Wilayah Tanggulangin tetap aman, damai, dan tertib
– Sinergi Kuat: Pemerintah, Polisi, TNI, Tokoh Agama & Ormas bersatu
– Hindari Konflik: Menolak perpecahan dan isu yang memecah belah
– Deklarasi Resmi: Komitmen tertulis dan lisan wujud tanggung jawab bersama
Ketua Pemuda Pancasila Tanggulangin, Gatot Sugiono, juga turut menyuarakan ajakan damai. Ia meminta seluruh kader dan anggota ormas untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi hal-hal yang bisa memicu gesekan.
Pilkades Sidoarjo 2026, DPRD Tegaskan Cakades dari Perangkat Desa Wajib Mundur
https://www.facebook.com/pojok.kasuscom
Acara kemudian memasuki momen sakral dengan pembacaan Deklarasi Bersama. Seluruh hadirin menyatakan komitmen bulat untuk menjaga Tanggulangin agar tetap kondusif, bebas dari kerawanan, dan penuh toleransi.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh KH Ahmad. Dalam doanya, ia memohon keberkahan, keselamatan, dan kedamaian bagi seluruh masyarakat Tanggulangin serta menguatkan nilai-nilai luhur keagamaan.
Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan semangat kebersamaan semakin mengakar kuat, sehingga segala potensi gangguan keamanan bisa diredam dan diganti dengan suasana yang harmonis.
Kegiatan Dzikir dan Sholawat di Tanggulangin membuktikan bahwa pendekatan spiritual dan kebersamaan adalah kunci utama menjaga stabilitas wilayah. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan organisasi masyarakat terbukti mampu menciptakan iklim yang kondusif, aman, dan damai. Semoga komitmen yang dibangun malam ini tidak hanya menjadi seremonial, tapi menjadi budaya yang terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari demi kesejahteraan bersama. (T7/Baik)







