Sidoarjo,pojokkasus.com — Reward Atlet Sidoarjo menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam menghargai perjuangan para atlet berprestasi.
Sebanyak 1.940 atlet peraih juara pada Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sidoarjo 2026 menerima penghargaan dari Bupati Sidoarjo Subandi di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu (25/7/2026).
Langkah ini sekaligus menjadi motivasi untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Pemberian penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diraih, tetapi juga menjadi dorongan agar para atlet terus meningkatkan kualitas latihan dan menjaga semangat kompetitif.
Pemkab Sidoarjo ingin menciptakan budaya olahraga yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional.

Bupati Subandi menegaskan setiap medali yang diraih merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, dukungan keluarga, serta pembinaan yang berkesinambungan. Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab memberikan penghargaan yang layak kepada para atlet yang telah mengharumkan nama daerah.
“Reward ini menjadi bentuk penghargaan atas perjuangan para atlet. Kami ingin semangat mereka terus terjaga untuk meraih prestasi di jenjang yang lebih tinggi sehingga Sidoarjo semakin dikenal sebagai daerah pencetak juara,” ujar Subandi.
Sebagai bentuk keseriusan membangun prestasi olahraga, Subandi mengungkapkan rencana menaikkan bonus atlet peraih medali emas pada Porprov Jawa Timur.
Bonus yang sebelumnya sebesar Rp45 juta direncanakan meningkat menjadi sekitar Rp50 juta hingga Rp60 juta.
Selain peningkatan bonus, pemerintah juga memperkuat perlindungan atlet melalui kepesertaan BPJS Kesehatan dengan perluasan kerja sama layanan rumah sakit di seluruh Kabupaten Sidoarjo.
Jaringan Sabu Gresik Digulung, Polisi Kejar Bandar Besar yang Kabur
Langkah tersebut diharapkan memberikan rasa aman bagi atlet selama menjalani proses latihan maupun bertanding.
Pemkab Sidoarjo juga membuka akses pendidikan bagi atlet berprestasi. Atlet yang meraih juara satu, dua, dan tiga akan difasilitasi melalui Dinas Pendidikan untuk melanjutkan pendidikan di sekolah negeri sesuai ketentuan yang berlaku.
Program tersebut menunjukkan bahwa pembinaan atlet tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga, tetapi juga masa depan pendidikan generasi muda agar tetap seimbang.
Plt. Ketua Umum KONI Sidoarjo Imam Purwanto mengatakan keberhasilan Porkab 2026 merupakan hasil sinergi antara cabang olahraga, pelatih, orang tua, dan atlet yang menjalani latihan secara disiplin.
Porkab Sidoarjo tahun ini mempertandingkan 52 cabang olahraga dengan 580 nomor pertandingan. Dari ajang tersebut lahir 1.940 atlet juara.
Bahkan dua atlet berhasil mengoleksi tujuh medali, sedangkan sembilan atlet lainnya membawa pulang enam medali, membuktikan kualitas pembinaan olahraga di Sidoarjo terus meningkat.
Menurut Imam, Porkab bukanlah akhir perjalanan para atlet. Kompetisi tersebut menjadi batu loncatan menuju Porprov Jawa Timur 2027 yang menjadi target utama pembinaan olahraga Kabupaten Sidoarjo.
“Kami menargetkan Sidoarjo mampu menjadi juara umum atau minimal runner-up pada Porprov Jawa Timur 2027.
Seluruh cabang olahraga harus semakin disiplin, membangun budaya juara, dan memperkuat sinergi agar target itu tercapai,” tegasnya.
Pemberian reward kepada ribuan atlet menjadi pesan kuat bahwa prestasi olahraga mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
Dukungan berupa penghargaan, peningkatan bonus, jaminan kesehatan, hingga kemudahan pendidikan diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet tangguh yang siap mengangkat nama Sidoarjo di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.













