Frontage Road Buduran Dikebut, Target Beroperasi Sebelum Tahun Baru 2027

Sidoarjo,pojokkasus.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mempercepat pembangunan frontage road Buduran untuk membantu mengurai kemacetan di jalur utama Waru menuju pusat Kota Sidoarjo.

Jalan alternatif sepanjang sekitar 350 meter tersebut ditargetkan dapat beroperasi penuh sebelum libur Tahun Baru 2027.

Percepatan pembangunan dilakukan dengan menuntaskan pembongkaran bangunan terakhir yang berada di lokasi proyek.

Pemkab Sidoarjo menargetkan proses pembongkaran tersebut selesai paling lambat Senin, 12 Oktober 2026, sehingga pekerjaan konstruksi jalan dapat segera dilanjutkan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo, Mohammad Machmud, mengatakan penyelesaian pembongkaran menjadi langkah penting untuk mempercepat pengerjaan proyek.

Menurut Machmud, Pemkab Sidoarjo telah berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI serta Kejaksaan Negeri Sidoarjo guna memastikan proses pembongkaran berjalan sesuai kesepakatan.

Frontage Road Buduran
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mempercepat pembangunan frontage road Buduran untuk membantu mengurai kemacetan di jalur utama Waru menuju pusat Kota Sidoarjo

“Dari hasil pertemuan tersebut, telah disepakati bahwa paling lambat pada hari Senin mendatang, bangunan terakhir ini sudah selesai dibongkar secara total,” ujar Machmud, Jumat (9/10/2026).

Setelah pembongkaran rampung, tim teknis akan melanjutkan pekerjaan dengan membersihkan lokasi dan mematangkan lahan.

Tahapan ini diperlukan untuk mempersiapkan fondasi sebelum pembangunan badan jalan dimulai.

Machmud juga memastikan material sisa pembongkaran akan dikembalikan kepada PT KAI sebagai pemilik resmi aset.

Penyerahan tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban pengelolaan aset sesuai kesepakatan antarlembaga.

Pembangunan Frontage Road Buduran Dikebut hingga Desember

Proyek frontage road Buduran memiliki panjang sekitar 350 meter dengan lebar badan jalan berkisar 7 hingga 8 meter.

Pekerjaan teknis dibagi menjadi dua segmen utama, masing-masing sepanjang 150 meter.

Pemkab Sidoarjo telah menyusun tahapan pengerjaan agar target penyelesaian dapat tercapai sebelum pergantian tahun.

Pembersihan dan penataan lahan ditargetkan selesai pada awal Desember 2026.

Selanjutnya, pekerjaan konstruksi dan pengaspalan jalan akan dipercepat dengan target rampung pada pertengahan Desember 2026.

Setelah itu, proyek akan memasuki tahap persiapan uji coba sebelum jalan dibuka untuk masyarakat.

http://Baca juga https://pojokkasus.com/wabup-mimik-tanam-pohon-manggis-di-bawaslu-sidoarjo-simbol-kejujuran-dan-integritas/

Machmud berharap seluruh tahapan tersebut dapat berjalan sesuai jadwal sehingga jalan alternatif itu bisa dimanfaatkan masyarakat saat libur Tahun Baru 2027.

“Setelah itu, uji coba dan operasional penuh diharapkan bisa sebelum libur Tahun Baru,” katanya.

Penyelesaian proyek ini menjadi salah satu upaya Pemkab Sidoarjo meningkatkan konektivitas jalan sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di kawasan Buduran dan sekitarnya.

Frontage Road Diharapkan Kurangi Kemacetan Waru–Sidoarjo

Kepadatan kendaraan di jalur Waru menuju pusat Kota Sidoarjo masih menjadi tantangan bagi pengguna jalan, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja serta saat akhir pekan.

Kondisi tersebut membuat keberadaan jalur alternatif menjadi penting untuk membantu mendistribusikan arus kendaraan.

Dengan beroperasinya frontage road Buduran, pengguna jalan diharapkan memiliki pilihan jalur tambahan sehingga beban lalu lintas di koridor utama dapat berkurang.

Meski demikian, dampak terhadap kelancaran lalu lintas akan bergantung pada pola penggunaan jalan dan pengaturan arus kendaraan setelah jalur tersebut dibuka.

Pemkab Sidoarjo optimistis proyek ini dapat selesai sesuai target sehingga masyarakat bisa memanfaatkannya menjelang libur Tahun Baru 2027.

“Kami berharap, dengan selesainya pengerjaan sesuai target, saat libur Tahun Baru mendatang masyarakat sudah bisa memanfaatkan jalur ini secara penuh dari arah Waru langsung menuju Sidoarjo tanpa hambatan,” pungkas Machmud.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, beroperasinya frontage road Buduran diharapkan menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kelancaran perjalanan, memperkuat konektivitas wilayah, dan mendukung aktivitas masyarakat di Kabupaten Sidoarjo.@kbr

Penulis: @NitEditor: @Redaksi Pojokkasus
IMG-20260327-WA0038