Polres Pasuruan Gencarkan Dakwah Ramadhan di Pesantren

Pasuruan, pojokkasus.com — Polres Pasuruan gencarkan pelatihan karakter dan edukasi digital kepada 120 santriwati dalam Program Dakwah Ramadhan di Madrasah Aliyah Santri Pesantren PERSIS Putri, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Senin (23/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi preventif kepolisian untuk menjaga perdamaian dan perdamaian masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci.

Kegiatan dipimpin langsung KBO Binmas Polres Pasuruan, Iptu Bambang Hariyadi, S.Sos. Kepala madrasah, dewan guru, serta warga sekitar pesantren turut hadir dan mengikuti pemutaran penyuluhan dengan antusias. Sejak awal acara, suasana interaktif berlangsung. Para santriwati aktif menyimak sekaligus mencatat poin-poin penting yang disampaikan.

Dalam materinya, Iptu Bambang mengajak para santriwati memanfaatkan Ramadhan sebagai momentum pembentukan karakter. Ia menegaskan bahwa puasa bukan sekedar menahan lapar dan dahaga, namun juga melatih disiplin, tanggung jawab, dan pengendalian diri.

“Ramadhan adalah momentum membentuk pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak. Kalian adalah generasi penerus, maka gunakan masa muda untuk hal-hal yang positif,” ujar Bambang di hadapan peserta.

Ia juga menyoroti penggunaan media sosial di kalangan remaja. Menurutnya, arus informasi yang cepat menuntut pelajar memiliki kecerdasan digital. Ia meminta santriwati tidak mudah terprovokasi isu yang belum jelas kebenarannya serta tidak terlibat dalam perundungan, baik sebagai pelaku maupun korban.

Polres Pasuruan gencarkan
Polres Pasuruan gelar Dakwah Ramadhan di Pesantren PERSIS Putri Bangil, fokus pelatihan karakter, edukasi media sosial, dan pencegahan kenakalan remaja.

“Bijaklah bermedia sosial. Jangan mudah terprovokasi, jangan menjadi pelaku maupun korban bullying. Media sosial harus menjadi sarana belajar dan berbagi kebaikan,” tegasnya.

http://Baca juga Siswi SD Terseret Banjir Lahar Semeru

Selain itu, Bambang memperkenalkan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu belajar. Ia menjelaskan bahwa AI dapat digunakan untuk mencari referensi, memperluas wawasan, dan mendukung proses akademik. Namun, ia mengingatkan agar teknologi tersebut tidak disalahgunakan untuk tindakan yang melanggar aturan.

Dalam kesempatan yang sama, pesan kamtibmas juga ditujukan kepada para orang tua dan warga sekitar. Polres Pasuruan mengimbau agar keluarga meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama terkait bahaya narkoba, balap pembohong, judi online, dan pinjaman online ilegal yang marak menyasar remaja.

Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, menegaskan bahwa pembinaan pelajar menjadi langkah konkret pencegahan pelanggaran hukum sejak dini. Ia menilai sinergi antara kepolisian, sekolah, dan orang tua yang memegang peran penting dalam menjaga kondusivitas wilayah selama Ramadhan.

“Pembinaan kepada pelajar menjadi langkah preventif agar generasi muda tidak terjerumus pada pelanggaran hukum. Sinergi antara kepolisian, sekolah, dan orang tua sangat penting dalam menjaga kondusivitas wilayah,” ujarnya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, pihak pesantren juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga sekitar. Langkah ini memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan yang menjadi semangat utama Ramadhan. (sn)

IMG-20260327-WA0038