Probolinggo, Pojokkasus..com,– Begal motor lukai seorang pekerja pabrik kayu saat melintas di wilayah Desa Jatiadi, Kecamatan Gending, pada Minggu malam (12/4/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Korban yang baru pulang kerja menjadi sasaran aksi kejahatan jalanan saat mengendarai sepeda motor Yamaha Mio di jalur Klaseman menuju arah selatan.
Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika korban melintasi jalan sepi di selatan rumah seorang dokter gigi setempat. Tiba-tiba, dua orang laki-laki yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat warna hitam memepet korban dari samping.
Kronologi Kejadian
Pelaku dengan cepat merampas tas selempang milik korban yang berisi uang tunai sekitar Rp300 ribu serta sejumlah surat penting. Tidak berhenti di situ, kedua pelaku juga mencoba merebut sepeda motor korban dengan cara menarik tangan kanan korban agar kehilangan kendali.
Korban berusaha mempertahankan kendaraannya. Namun, pelaku yang dibonceng justru mengeluarkan senjata tajam dan melukai korban. Situasi semakin tegang ketika korban harus menghadapi ancaman sambil tetap menjaga keseimbangan motor di jalan.
Perlawanan Korban
Dalam kondisi terdesak, korban melakukan perlawanan spontan. Ia menendang kedua pelaku hingga kehilangan keseimbangan dan terjatuh dari sepeda motor mereka. Kesempatan itu langsung dimanfaatkan korban untuk melarikan diri dan menyelamatkan diri dari aksi kejahatan tersebut.
Setelah berhasil menjauh dari lokasi, korban segera mencari pertolongan dan menjalani perawatan di Puskesmas Maron akibat luka yang dideritanya. Hingga saat ini, kondisi korban dilaporkan dalam penanganan medis dan berangsur stabil.
Kerugian dan Tindak Lanjut
Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materi berupa tas selempang yang berisi uang tunai Rp300 ribu serta dokumen penting. Sementara itu, sepeda motor milik korban berhasil diselamatkan dan tidak sempat dibawa kabur oleh pelaku.
Peristiwa ini menambah daftar kasus kriminalitas jalanan di wilayah tersebut, khususnya pada malam hari di jalur yang relatif sepi dan minim penerangan. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas sendirian di malam hari.
Aparat kepolisian diharapkan segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan meningkatkan patroli keamanan di titik-titik rawan. Kejadian ini menjadi peringatan penting bahwa keselamatan pengguna jalan masih membutuhkan perhatian serius dari semua pihak, baik masyarakat maupun aparat penegak hukum.( G10)



