Mahasiswa Universitas Negeri Malang memulai program KKN UMBBM di Desa Randupitu

Pasuruan, pojokkasus.com – Mahasiswa UM KKN resmi memulai kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Pemerintah Desa Randupitu menerima kedatangan 31 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) atau Program Mahasiswa Belajar Bareng Masyarakat (UMBBM) yang akan berlangsung selama kurang lebih satu setengah bulan.

Penerimaan dan koordinasi awal dilaksanakan di Pendopo Balaidesa Randupitu pada Senin (22/6/2026). Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB dengan melibatkan pemerintah desa, perangkat desa, serta sejumlah unsur masyarakat yang akan menjadi mitra dalam pelaksanaan program kerja mahasiswa.

Program KKN UMBBM tersebut dijadwalkan berlangsung sejak 19 Juni hingga 2 Agustus 2026. Selama masa pengabdian, para mahasiswa akan menjalankan berbagai kegiatan yang dirancang untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Randupitu.

Sinkronisasi Program Kerja dengan Kebutuhan Desa

Rapat koordinasi menjadi agenda utama dalam pertemuan tersebut. Pemerintah desa dan mahasiswa berdiskusi untuk menyelaraskan program kerja yang telah disusun dengan kebutuhan riil masyarakat setempat.

Kepala Desa Randupitu, Moch. Fuad, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Seksi Pemerintahan Suudin Z. serta perwakilan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Gempar.

Kehadiran berbagai unsur ini bertujuan memastikan program yang dijalankan mahasiswa dapat memberikan manfaat yang nyata bagi warga.

Dalam pemaparannya, mahasiswa Universitas Negeri Malang memperkenalkan sejumlah rencana kegiatan yang akan dilaksanakan selama masa KKN.

Program-program tersebut mencakup penguatan infrastruktur lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, publikasi informasi desa, hingga edukasi sosial yang menyasar berbagai kelompok masyarakat.

Haru dan Bangga, Pelepasan Siswa RA Al-Hikmah Kalidawir

Pemerintah desa menyambut positif berbagai gagasan yang disampaikan mahasiswa. Melalui koordinasi sejak awal, pemerintah berharap setiap program dapat berjalan efektif dan sesuai dengan prioritas pembangunan desa.

Fokus pada Pemberdayaan dan Edukasi Masyarakat

Selain mendukung pembangunan fisik dan lingkungan, program KKN UMBBM di Randupitu juga diarahkan pada peningkatan kapasitas masyarakat.

Mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan pendampingan yang dapat membantu warga mengembangkan potensi lokal yang dimiliki desa.

Bidang pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu fokus utama. Mahasiswa akan berupaya menggali potensi usaha masyarakat serta memberikan edukasi yang dapat mendukung peningkatan produktivitas dan daya saing pelaku usaha lokal.

Di sisi lain, aspek publikasi informasi desa juga mendapat perhatian. Keterlibatan KIM Gempar dalam rapat koordinasi menjadi langkah awal untuk memperkuat penyebaran informasi pembangunan dan kegiatan masyarakat melalui berbagai media komunikasi yang tersedia.

Program edukasi sosial turut menjadi bagian penting dalam agenda pengabdian. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai isu sosial, pendidikan, dan pembangunan yang relevan dengan kondisi desa saat ini.

Kolaborasi untuk Kemajuan Desa

Kehadiran mahasiswa Universitas Negeri Malang di Desa Randupitu diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan akademik semata, tetapi juga menciptakan kolaborasi yang produktif antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Melalui sinergi antara pemerintah desa, mahasiswa, dan elemen masyarakat, berbagai program yang direncanakan diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi warga.

Selain menjadi sarana belajar bagi mahasiswa, kegiatan KKN UMBBM juga menjadi momentum untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.

Dengan masa pengabdian yang berlangsung hingga awal Agustus 2026, Pemerintah Desa Randupitu berharap seluruh program dapat terlaksana dengan baik dan menghasilkan manfaat berkelanjutan.

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa keterlibatan generasi muda dan dunia pendidikan tetap memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan serta pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. (D2y/tim)

IMG-20260327-WA0038