Bangil, pojokkasus.com – Isu miring sempat menghantam SDN Dermo 2 di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Sekolah dasar negeri yang telah berdiri sejak tahun 1918 ini dikabarkan sepi peminat pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2026, dengan kabar yang beredar hanya empat murid baru yang mendaftar.
Namun, klarifikasi dari pihak sekolah membantah keras isu tersebut, sekaligus membawa kabar baik: jumlah siswa baru justru mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala SDN Dermo 2, Ibu Yuliati, S.Pd., saat dikonfirmasi langsung oleh awak media, menegaskan bahwa hingga berita ini dimuat, sekolahnya telah menerima 13 siswa baru. Angka ini menunjukkan tren positif karena mengalami kenaikan dari tahun ajaran kemarin yang hanya mencatatkan 12 siswa baru.
“Informasi yang menyebutkan hanya empat siswa itu tidak benar. Kami sudah melampaui target tahun lalu, dan saat ini telah terdaftar 13 siswa baru untuk PPDB tahun ajaran 2026/2027,” ujar Yuliati dengan tegas di ruang kerjanya, Jumat (10/7/2026).
Kanaya Syakira, Duta Muda Budaya Sidoarjo Berprestasi Jatim
Viralnya isu tersebut diduga kuat terkait dengan wacana yang sedang bergulir di Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan mengenai penggabungan atau *regrouping* sekolah dasar (SD). Berdasarkan evaluasi PPDB, Dispendik Kabupaten Pasuruan memang memetakan rencana penataan ulang terhadap sekitar sepuluh sekolah yang dinilai kekurangan murid dan letaknya berdekatan.
Dalam wacana tersebut, SDN Dermo 1 dan SDN Dermo 2 di Kecamatan Bangil masuk dalam daftar sekolah yang diusulkan untuk digabung, dengan rencana realisasi pada tahun 2027.
“Untuk sekolah-sekolah yang memiliki murid tidak sesuai rombel akan digrup dengan sekolah lain. Salah satunya adalah rencana penyatuan SDN Dermo 1 dan SDN Dermo 2 di Bangil,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti, dalam pernyataan sebelumnya.
Meski demikian, Ibu Yuliati memastikan bahwa proses PPDB di SDN Dermo 2 tetap berjalan normal dan antusiasme masyarakat masih ada. Keberadaan wacana *regrouping* dianggapnya sebagai isu yang membuat masyarakat resah, sehingga menimbulkan persepsi keliru bahwa sekolah tersebut kekurangan peminat.
“Yang jelas, hari ini kami sudah memiliki 13 siswa baru. Ini adalah bukti bahwa SDN Dermo 2 masih dipercaya dan menjadi pilihan masyarakat, khususnya di wilayah Bangil,” tambahnya.
SDN Dermo 2 yang terletak di Jalan Nanas Nomor 52, Dermo, Bangil, saat ini terakreditasi A dan memiliki sejarah panjang dalam mencerdaskan anak bangsa di Kabupaten Pasuruan.
Pihak sekolah berharap agar isu negatif terkait sepinya peminat tidak terus berkembang, karena kenyataan di lapangan menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan yang diberikan. (Tim)







