Sidoarjo,pojokkasus.com 10 Juli 2026 – Merespon keluhan warga, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak ke Jembatan Kedungbanteng Balongdowo, penghubung Kecamatan Tanggulangin dan Candi, Jumat ini.
Struktur darurat dari bambu dan kayu dinilai sangat berbahaya, padahal menjadi satu-satunya akses utama ribuan warga sehari-hari.
Peninjauan didampingi Camat Tanggulangin, Kapolsek, dan Kepala Desa Kedungbanteng. Kondisi yang memprihatinkan ini mendesak perhatian serius demi keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat.
“Masalah ini tidak bisa dibiarkan. Jembatan darurat ini satu-satunya jalan penghubung. Kalau dibiarkan, makin tergerus air sungai, apalagi saat hujan deras.

Ini sangat mengkhawatirkan keselamatan warga,” tegas Wabup Mimik di lokasi.
Ia menegaskan proses pembangunan tidak boleh berlarut-larut. Bahkan, Wabup menyatakan langkah luar biasa demi percepatan pekerjaan.
“Tolong hitung kebutuhan anggaran dan buat gambar konstruksi yang aman untuk kendaraan roda empat.
Saya siap gunakan dana pribadi agar pembangunan Jembatan Kedungbanteng Balongdowo segera dikerjakan,” tambahnya.
Kepala Desa Kedungbanteng, Budiono, menyampaikan rasa lega dan terima kasih atas perhatian langsung pimpinan daerah.
Penemuan Watu Dakon Prasejarah Perkaya Sejarah Desa Wonosari-Gempol Pasuruan
Menurutnya, usulan pembangunan jembatan sebenarnya sudah diajukan ke Pemkab Sidoarjo sejak empat tahun lalu, namun belum ada realisasi.
“Terima kasih atas perhatian Ibu Wabup. Kami berharap dengan adanya keputusan ini, akses masyarakat segera aman dan lancar untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan umum,” ungkap Budiono.
Langkah tegas dan kepedulian nyata Wabup Mimik menjadi bukti komitmen mengutamakan keselamatan rakyat.
Perbaikan jembatan darurat Sidoarjo ini bukan sekadar perbaikan jalan, melainkan kunci peningkatan kesejahteraan dan kelancaran aktivitas masyarakat di dua wilayah tersebut.







