Program Makan Bergizi Gratis Pasuruan Resmi Diluncurkan, Harapan Baru Atasi Stunting

 

Pasuruan, Pojokkasus.com – Program Makan Bergizi Gratis Pasuruan resmi diluncurkan di Desa Nguling, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dandim 0819/Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko bersama sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, sebagai langkah konkret menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas gizi warga.

Peluncuran Program Makan Bergizi Gratis Pasuruan yang digagas Yayasan Purna Karya Mandiri ini berlangsung di Jalan Kauman No. 09 Komplek YTI.

Program tersebut menyasar masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, dengan menyediakan makanan sehat secara gratis.

Program Makan Bergizi
Program Makan Bergizi Gratis Pasuruan resmi diluncurkan, jadi solusi nyata tekan stunting dan tingkatkan gizi masyarakat.

Harapan Besar Tekan Stunting

Dalam sambutannya, Letkol Inf Boga Bramiko menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis Pasuruan bukan sekadar kegiatan sosial biasa. Program ini dinilai menjadi solusi nyata terhadap persoalan gizi yang masih menjadi tantangan serius di wilayah Pasuruan.

“Program ini tidak sekadar menyediakan makanan, namun juga bentuk kepedulian bersama untuk menciptakan generasi sehat dan berkualitas,” ujarnya tegas.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan dapur SPPG 003 harus dikelola secara berkelanjutan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Obat Keras Ilegal Ngawi Dibongkar Polisi, Pelaku Dibekuk

Kolaborasi Banyak Pihak

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, mulai dari perwakilan kecamatan, kepolisian, tenaga kesehatan, hingga kepala desa setempat.

Kehadiran berbagai pihak menunjukkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis Pasuruan menjadi perhatian bersama lintas sektor.

Habib Muhammad Ridho Bafaqih selaku pemilik yayasan menyampaikan bahwa program ini lahir dari kepedulian terhadap kondisi masyarakat. Ia berharap dapur SPPG dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Dampak Nyata Bagi Masyarakat

Program ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung, terutama dalam meningkatkan asupan gizi masyarakat.

Selain itu, keberadaan dapur umum juga membuka peluang keterlibatan warga dalam pengelolaan program.

Kepala Puskesmas Nguling, dr. Eko Machfur, menyebut bahwa intervensi gizi seperti ini sangat penting untuk mencegah stunting sejak dini. “Asupan makanan bergizi yang konsisten akan berdampak besar pada tumbuh kembang anak,” jelasnya.@G10

Writer: @NitEditor: @Redaksi Pojokkasus
IMG-20260327-WA0038