PASURUAN, pojokkasus.com – Hasil bumi turun ke warga Bhabinkamtibmas Polsek Nongkojajar Dampingi Petani di lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Minggu (9/8/2026). AIPTU Rama Adhitama S., S.H. turun langsung melihat perkembangan tanaman sekaligus memberikan dorongan kepada warga agar terus mengembangkan kegiatan pertanian produktif.
Tanaman kubis yang tumbuh di lahan P2B menjadi salah satu contoh pemanfaatan lahan untuk menghasilkan komoditas pangan. Monitoring dilakukan untuk melihat perkembangan budidaya sekaligus memastikan komunikasi antara petugas kepolisian dan masyarakat tetap berjalan dalam mendukung program ketahanan pangan.
Bagi masyarakat desa, pemanfaatan lahan secara produktif memiliki manfaat yang cukup luas. Selain menghasilkan komoditas pangan, kegiatan tersebut dapat mendorong warga untuk lebih aktif mengelola potensi lingkungan sekitar. Konsep ini juga membuat ketahanan pangan tidak berhenti pada program pemerintah, tetapi bergerak hingga tingkat keluarga dan desa.
Dalam kunjungannya, AIPTU Rama Adhitama memberikan motivasi kepada warga agar konsisten merawat tanaman. Ia juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia dengan berbagai komoditas pangan sesuai kondisi lingkungan dan kebutuhan masyarakat.

HUT ke-60 Korem 084 Dimeriahkan 19 Band Muda Adu Bakat Dan Kreativitas
Skor 3-1 Bukan Segalanya, DPRD-Pemkab Sidoarjo Kompak di Lapangan
Pendekatan tersebut dilakukan dengan komunikasi langsung. Bhabinkamtibmas tidak hanya hadir untuk melakukan monitoring, tetapi juga membangun kedekatan dengan warga melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.
Kapolsek Nongkojajar AKP Budi Luhur Sedjati menjelaskan bahwa pendampingan terhadap kegiatan pertanian masyarakat menjadi salah satu cara untuk membangun komunikasi sekaligus mendorong program produktif di desa.
“Kami terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada dengan menanam komoditas pangan. Dengan partisipasi masyarakat, ketahanan pangan dapat diperkuat mulai dari lingkungan dan desa,” kata AKP Budi Luhur Sedjati.
Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H. juga menekankan pentingnya kolaborasi masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan. Menurutnya, program tersebut membutuhkan partisipasi bersama dan komunikasi yang berkelanjutan antara aparat dengan masyarakat.
Ia meminta jajaran kepolisian terus membangun komunikasi dengan warga serta mendukung kegiatan produktif yang memberikan manfaat. Dukungan tersebut diharapkan dapat membuat kegiatan ketahanan pangan di desa berjalan secara berkelanjutan.
Fokus kegiatan di Desa Blarang antara lain :
- Pemantauan budidaya tanaman kubis.
- Pemanfaatan lahan P2B.
- Pendampingan dan motivasi kepada warga.
- Penguatan komunikasi polisi dengan masyarakat.
- Dukungan terhadap ketahanan pangan desa.
Kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Pemantauan secara berkelanjutan diharapkan mampu membantu masyarakat menjaga tanaman hingga menghasilkan panen sesuai harapan. Keberadaan P2B sekaligus menjadi ruang bagi warga untuk membangun kebiasaan produktif melalui kegiatan pertanian yang sederhana namun memiliki dampak langsung.
Ketahanan pangan tidak selalu harus dimulai dari program berskala besar. Dari lahan P2B Desa Blarang, masyarakat menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan, konsistensi merawat tanaman, dan pendampingan dapat menjadi langkah nyata membangun ketahanan pangan dari tingkat paling dekat dengan kehidupan warga. (Humas)













