PASURUAN ,pojokkasus.com – Warga Kajang 2 Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, terus bergotong royong membangun Masjid Baitul Mukminin secara bertahap. Hingga Selasa (8/9/2026), pembangunan telah memasuki tahap kedua dengan pengerjaan slof, pengecoran lantai dasar, serta pembangunan fasilitas kamar mandi dan tempat wudu. Semangat warga menjadi kekuatan utama untuk mewujudkan masjid yang selama ini mereka dambakan.
Keinginan memiliki masjid tumbuh dari kebutuhan warga Dusun Kajang 2 yang mayoritas beragama Islam. Masjid tersebut tidak hanya diproyeksikan sebagai tempat melaksanakan salat berjamaah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat serta tempat anak-anak mendapatkan pembinaan ilmu agama dan belajar mengaji sejak usia dini.
Setelah peletakan batu pertama, warga bersama panitia langsung menjalankan pembangunan tahap pertama. Kini pengerjaan berlanjut ke tahap kedua. Pantauan pada Selasa (8/9/2026) menunjukkan pekerja mengerjakan slof dan pengecoran slof lantai dasar ruang utama masjid. Pekerjaan juga mencakup pemasangan slof pondasi untuk ruang kamar mandi dan tempat wudu di sisi kanan dan kiri bangunan.
Selain ikut mendukung pembangunan secara tenaga dan materi, warga juga menunjukkan kepedulian melalui penyediaan konsumsi bagi para pekerja. Makan siang dan makanan untuk pekerja setelah aktivitas pembangunan disiapkan warga Dusun Kajang 2 secara bergiliran.
Misbahul dan Suliyati, warga RT 02/RW 12, yang ditemui saat mengantar konsumsi pekerja pada 8 September 2026, menyampaikan kebahagiaan warga melihat pembangunan masjid mulai terealisasi. Menurut mereka, pembangunan Masjid Baitul Mukminin merupakan cita-cita bersama agar masyarakat memiliki tempat ibadah yang representatif sekaligus ruang pembinaan keagamaan bagi anak-anak.

Keduanya juga menyampaikan apresiasi kepada para dermawan yang telah memberikan bantuan jariyah untuk mendukung kelangsungan pembangunan. Warga berharap setiap bantuan tersebut mendapatkan balasan kebaikan dari Allah SWT berupa keberkahan umur, kesehatan, kelancaran usaha, serta rezeki yang semakin luas.
Kawil Dusun Kajang 2, yang akrab disapa Mas Ibat, juga menyampaikan apresiasi terhadap panitia dan seluruh masyarakat. Ia menilai keterlibatan warga, baik dalam bentuk moril maupun materiil, menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan pembangunan Masjid Baitul Mukminin.
Dalam kesempatan tersebut, Mas Ibat turut menyampaikan terima kasih kepada sejumlah dermawan yang telah memberikan bantuan, antara lain H Rochman, IPDA H Mochamad Muchlis SH, MM, Lailatul Mariam, H Ilyas Amar, Brigjen Pol Purn Fatchur Rahman dari Jakarta, Camat Gempol Hadi Mulyono SH, Fattah, Achmad, Kepala Desa dan Sekretaris Desa Kepulungan, serta warga Dusun Kajang 2 dan Desa Kepulungan.
Panitia pembangunan juga masih membuka kesempatan bagi masyarakat dan para dermawan di berbagai daerah untuk ikut memberikan bantuan jariyah. Dukungan tersebut dibutuhkan karena pembangunan masih berlangsung dan ketersediaan dana menjadi salah satu tantangan dalam menyelesaikan seluruh bagian masjid.
Pembangunan Masjid Baitul Mukminin memperlihatkan bagaimana gotong royong dapat mengubah sebuah angan menjadi kenyataan. Warga tidak hanya menunggu bantuan dari luar, tetapi ikut mengambil bagian melalui tenaga, konsumsi, dukungan materiil, dan doa. Dengan pembangunan yang kini memasuki tahap kedua, keberlanjutan masjid tersebut menjadi tanggung jawab bersama.
Semangat warga Dusun Kajang 2 menjadi modal penting untuk menyelesaikan pembangunan hingga tuntas. Masjid Baitul Mukminin diharapkan nantinya tidak hanya menjadi bangunan tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi muda di lingkungan Dusun Kajang 2, Desa Kepulungan.(D2Y/RED)



















