Pasuruan, pojokkasus.com — Olahan kue ubi singkong menjadi bagian dari kreativitas ibu-ibu PKK Desa Pejangkungan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Beragam makanan dan minuman berbahan baku utama ubi singkong ditampilkan dalam pertemuan rutin PKK yang berlangsung di Balai Pendopo Desa Pejangkungan, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti lima kelompok yang menunjukkan kemampuan mengolah bahan pangan lokal menjadi aneka makanan dan minuman. Setiap kelompok membawa hasil kreasi masing-masing dengan tampilan yang menarik, sekaligus memperlihatkan potensi ubi singkong sebagai bahan dasar produk kuliner yang memiliki nilai tambah.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang pertemuan rutin. Ibu-ibu PKK memanfaatkannya sebagai ruang untuk mengembangkan kreativitas, berbagi pengalaman, dan memperkenalkan berbagai inovasi pengolahan hasil pertanian yang tersedia di lingkungan desa.
Lima Kelompok Tampilkan Kreasi
Lima kelompok peserta mengikuti lomba kreativitas dengan bahan utama ubi singkong. Mereka mengolah singkong menjadi berbagai jenis makanan dan minuman dengan bentuk, rasa, serta penyajian yang berbeda.
Sejumlah produk yang ditampilkan antara lain brownies, puding, roti, serta berbagai minuman segar. Para peserta berusaha memberikan sentuhan kreatif agar olahan berbahan singkong tidak hanya memiliki cita rasa yang enak, tetapi juga mempunyai tampilan menarik dan layak dikembangkan sebagai produk usaha.
Kepala Desa Pejangkungan Abdul Ghofur, SE, bersama ibu lurah yang sekaligus Ketua PKK Desa Pejangkungan, turut menjadi juri dalam kegiatan tersebut. Keduanya melakukan penilaian terhadap produk yang dibuat oleh masing-masing kelompok.
Bupati Subandi Kawal Bantuan Beras Jabon, Pastikan Tepat Sasaran
Penilaian Perhatikan Rasa dan Tampilan
Penilaian lomba mencakup beberapa aspek, terutama rasa dan penampilan makanan maupun minuman. Juri melihat kemampuan peserta dalam mengolah singkong menjadi produk yang memiliki cita rasa baik sekaligus menarik ketika disajikan.
Abdul Ghofur mengapresiasi kreativitas yang ditunjukkan para ibu PKK. Menurutnya, hasil olahan yang ditampilkan memiliki kualitas yang cukup baik dan menunjukkan bahwa bahan pangan sederhana seperti singkong dapat dikembangkan menjadi berbagai produk kuliner.
“Olahan ibu PKK ternyata enak dan segar. Penampilan kuenya juga tidak kalah dengan yang ada di pasaran. Tidak disangka ibu PKK bisa menciptakan kreativitas yang sangat bagus dan menarik,” ujar Ghofur.
Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk mengembangkan kemampuan ibu-ibu PKK dalam mengolah hasil pertanian lokal. Selain memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga, produk yang mereka hasilkan juga berpeluang masuk ke pasar apabila mendapat pengembangan secara berkelanjutan.
Berpotensi Dikembangkan Lewat UMKM
Kreativitas mengolah singkong juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat desa. Produk makanan dan minuman hasil kreasi ibu PKK dapat dikembangkan melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dengan pengemasan yang menarik, peningkatan kualitas produk, serta pemasaran yang tepat, olahan berbahan singkong berpotensi menjadi produk unggulan desa. Pengembangan tersebut sekaligus dapat membantu meningkatkan nilai jual hasil pertanian yang selama ini masih banyak dijual dalam bentuk bahan mentah.
Abdul Ghofur berharap kreativitas ibu-ibu PKK tidak berhenti pada kegiatan lomba. Ia mendorong agar hasil olahan yang memiliki potensi dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga dan masyarakat.
“Kami berharap kreativitas ini bisa terus dikembangkan. Ibu-ibu PKK juga bisa mendapatkan penghasilan dari penjualan hasil kreativitas pembuatan kue melalui UMKM,” pungkasnya.
Bupati Subandi Kawal Bantuan Beras Jabon, Pastikan Tepat Sasaran
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa bahan pangan lokal seperti ubi singkong memiliki peluang besar untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomi. Kreativitas ibu PKK Desa Pejangkungan sekaligus memperlihatkan bahwa pemberdayaan masyarakat dapat dimulai dari potensi sederhana yang tersedia di lingkungan desa.(Gio/Basir)













