Arus Mudik Terminal Purabaya Naik Tajam H-5 Lebaran

SIDOARJO, Pojokkasus.com, – Arus mudik Terminal Purabaya mulai meningkat signifikan pada Senin (16/3/2026) atau H-5 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Lonjakan jumlah penumpang sudah terlihat sejak pagi hingga siang hari, menandai dimulainya pergerakan besar pemudik dari wilayah Surabaya dan sekitarnya menuju berbagai daerah di Jawa Timur dan luar provinsi.

Pantauan di Terminal Purabaya menunjukkan area keberangkatan bus antarkota mulai dipadati calon penumpang.

Mereka datang membawa tas besar, koper, hingga kardus berisi barang kebutuhan untuk dibawa pulang ke kampung halaman.

Aktivitas di jalur keberangkatan dan ruang tunggu terlihat lebih ramai dibandingkan hari-hari biasa.

Kenaikan jumlah penumpang diperkirakan akan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan hingga mencapai puncaknya menjelang Lebaran.

Terminal Purabaya sendiri merupakan salah satu simpul transportasi darat terbesar di Jawa Timur yang melayani ribuan perjalanan bus setiap hari.

Humas Terminal Purabaya, Sarah Abigail, menyampaikan bahwa arus mudik tahun ini diperkirakan terjadi dalam dua gelombang utama yang dipicu oleh momentum libur nasional dan cuti bersama.

Dua Gelombang Arus Mudik
Sarah menjelaskan, gelombang pertama diprediksi terjadi pada Selasa (17/3/2026) atau H-4 Lebaran.

Waktu tersebut bertepatan dengan libur panjang yang dipicu oleh peringatan Hari Raya Nyepi serta dimulainya cuti bersama bagi para pekerja di berbagai sektor.

“Kami melihat arus mudik tahun ini terbagi dalam dua fase.

Puncak pertama diperkirakan terjadi besok karena bertepatan dengan libur Nyepi dan dimulainya cuti bersama bagi karyawan,” ujar Sarah.

Berdasarkan data operasional Terminal Purabaya, jumlah penumpang pada akhir pekan diperkirakan mencapai sekitar 45.000 orang per hari.

Angka tersebut sudah menunjukkan tren peningkatan dibandingkan hari kerja biasa.

Sementara itu, untuk puncak arus mudik H-4 pada Selasa (17 Maret 2026), jumlah penumpang diprediksi mencapai sekitar 47.000 orang dalam sehari.

Puncak Arus Diprediksi H-1 Lebaran
Gelombang kedua diperkirakan terjadi mendekati hari raya. Terminal Purabaya memprediksi puncak tertinggi arus mudik akan berlangsung pada Jumat (20/3/2026) atau H-1 Lebaran.

Pada hari tersebut, jumlah penumpang diperkirakan melampaui 50.000 orang dalam satu hari.

Lonjakan ini biasanya didominasi oleh pekerja yang baru mendapatkan jadwal libur menjelang hari raya.

Selain pekerja, pemudik yang berangkat lebih awal tahun ini juga didominasi oleh kalangan pelajar dan mahasiswa.

Mereka memanfaatkan masa libur akademik untuk pulang lebih cepat guna menghindari kepadatan menjelang puncak arus mudik.

Para penumpang tujuan kota-kota di wilayah Jawa Timur seperti Madiun, Kediri, Tulungagung, hingga Banyuwangi terlihat mulai memadati loket penjualan tiket dan area antrean bus sejak pagi hari.

Terminal Siaga Hadapi Lonjakan Penumpang
Pengelola Terminal Purabaya menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menghadapi lonjakan penumpang selama masa arus mudik.

Petugas memperkuat pengaturan lalu lintas bus di dalam terminal serta meningkatkan pelayanan informasi bagi calon penumpang.

Selain itu, pengelola juga melakukan koordinasi dengan perusahaan otobus untuk memastikan ketersediaan armada bus tetap mencukupi selama periode mudik.
Sarah menegaskan bahwa kepadatan penumpang pada H-1 Lebaran kemungkinan tetap tinggi karena Terminal Purabaya menjadi salah satu pusat keberangkatan utama angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) di Jawa Timur.

“Kami mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan lebih awal dan memanfaatkan keberangkatan sebelum puncak arus mudik,” kata Sarah.

Lonjakan arus mudik di Terminal Purabaya tidak hanya menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri, tetapi juga menggambarkan kuatnya tradisi pulang kampung yang setiap tahun menjadi momen penting bagi jutaan warga Indonesia untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. G10